Analisis kebiasaan minuman manis pada mahasiswa program studi S1 Keperawatan IKes Payung Negeri Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Peningkatan konsumsi minuman berpemanis, yang tinggi gula dan kalori namun rendah nutrisi, mengindikasikan pergeseran pola makan masyarakat.Kebiasaan ini, jika berlangsung lama, dapat berdampak negatif pada kesehatan karena kandungan gula dan kalori yang tinggi tanpa nilai gizi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa gambaran konsumsi minuman berpermanis pada mahasiswa program studi S1 Keperawatan IKes Payung Negeri Pekanbaru. Sampel penelitian adalah 288 responden mahasiswa S1 Keperawatan IKES Payung Negeri Pekanbaru. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner semi- quantitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ). Hasil penelitian didapatkanbahwa jenis minuman yang paling sering dikonsumsi oleh responden dalam penelitian iniadalah coffee & tea , dengan rata-rata konsumsi sebesar 2,32 dalam rentang 0 hingga 11 jenis minuman yang dikonsumsi. hampir seluruhnya responden (93,4%) mengkonsumsi minuman manis dalam waktu sehari sebanyak 269 orang. hampir seluruhnya responden (77,8%) mengkonsumsi gula dalam minuman manis dengan kategori lebih dari 50g/hari sebanyak 224 orang. Tingginya konsumsi minuman berpemanis mengindikasikan perlunya peningkatan intervensi keperawatan untuk mengedukasi remaja dan keluarga tentang pentingnya pola makan sehat serta mencegah dampak buruk jangka panjang dari minuman manis.
The increased consumption of sweetened beverages, which are high in sugar and calories but low in nutrients, indicates a shift in societal dietary patterns. This habit, if prolonged, can have negative health impacts due to the high sugar and calorie content without adequate nutritional value. This study aims to analyze the consumption patterns of sweetened beverages among students of the S1 Nursing program at IKes Payung Negeri Pekanbaru. The research sample consisted of 288 student respondents from the S1 Nursing program at IKES Payung Negeri Pekanbaru. The research instrument used was a semi-quantitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ). The research results showed that the most frequently consumed beverage by respondents in this study was coffee & tea, with an average consumption of 2.32 within a range of 0 to 11 types of beverages consumed. Almost all respondents (93.4%) consumed sweet beverages daily, totaling 269 people. Nearly all respondents (77.8%) consumed sugar in sweet beverages with a category of more than 50g/day, totaling 224 people. The high consumption of sweetened beverages indicates the need for increased nursing interventions to educate adolescents and their families about the importance of healthy eating patterns and the long-term impacts of sweet beverage consumption.