Asuhan Berkesinambungan Pada Ny. T Dengan Kompres Hangat Payudara Untuk Mengatasi Bendungan ASI Pada Masa Nifas Di PMB Lely Indriany Kampar 2025
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Bendungan ASI merupakan masalah umum yang dialami oleh ibu pada masa nifas, ditandai dengan payudara yang bengkak, keras, dan nyeri akibat penumpukan ASI yang berlebihan. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan kesulitan menyusui bahkan mastits. Berdasarkan studi kasus di PMB Lely Indriany, Kompres hangat payudara dipilih sebagai pendekatan Evidence Based Practice untuk mengatasi bendungan ASI pada ibu nifas. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) dari kehamilan trimester III hingga keluarga berencana (KB), dan menerapkan kompres hangat payudara untuk mengatasi bendungan asi pada ibu nifas. Metode pada kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan kompres hangat selama tiga hari berturut – turut dari nifas hari ke 3 sampai hari ke 5, melalui observasi langsung, wawancara, dan pencatatan hasil intervensi sebagai metode pengumpulan data. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada ny. T yaitu dari adanya pembengkakan dan nyeri pada payudara ibu sampai tidak ada lagi pembengkakan dan nyeri akibat bendungan ASI. Kesimpulannya, kompres hangat terbukti efektif sebagai intervensi untuk mengatasi bendungan ASI .
Breast engorgement is a common problem experienced by postpartum mothers, characterized by swollen, hard, and painful breasts due to excessive accumulation of breast milk. If not properly managed, this condition can lead to difficulties in breastfeeding and even mastitis. Based on a case study at PMB Lely Indriany, warm breast compresses were chosen as an Evidence-Based Practice approach to address breast engorgement in postpartum mothers. The aim of this activity was to provide Continuity of Midwifery Care from the third trimester of pregnancy to the family planning stage, and to apply warm breast compresses as an intervention for breast engorgement. The method involved applying warm compresses for three consecutive days, from postpartum day 3 to day 5, using direct observation, interviews, and documentation of intervention outcomes as data collection methods. The results of the intervention showed a significant improvement in Mrs. T's condition, from experiencing breast swelling and pain to the complete resolution of engorgement symptoms. In conclusion, warm compresses have been proven effective as an intervention for managing breast engorgement.