Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Dengan Penerapan Baby Massage Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi Usia 0 – 40 Hari Di Puskesmas Bangko kanan
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Tidur dan istirahat merupakan dua faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi. Perkembangan otak bayi akan mencapai potensi maksimalnya, sehingga tidur yang cukup akan sangat mempercepat tumbuh kembang bayi. Gangguan tidur yang dialami bayi seperti sering terbangun dimalam hari dan kurang tidur. Kegiatan penerapan baby massage bertujuan untuk membantu meningkatkan pengetahuan pada ibu terkait kualitas tidur sehingga dapat menurunkan prevalensi gangguan tidur pada Bayi. Tujuan studi berbasis bukti ini adalah meningkatkan kualitas tidur bayi usia 0-40 hari. Karya ilmiah ini menerapkan asuhan kebidanan berkesinambungan mulai dari trimester III kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana, dengan fokus pada penerapan Evidence-Based Practice Midwifery (EBM) berupa penerapan baby massage untuk meningkatkan kualitas tidur pada bayi usia 0-40 hari. Asuhan ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Bangko Kanan dari bulan Maret hingga Juli 2025. Dilakukan penerapan dengan pemijatan bayi 3 kali seminggu selama 2 minggu.
Infants. The development of an infant's brain will reach its maximum potential, so adequate sleep will greatly accelerate the infant's growth and development. Sleep disturbances experienced by infants include frequent waking at night and insufficient sleep. The implementation of baby massage aims to help improve mothers' knowledge about sleep quality, thereby reducing the prevalence of sleep disturbances in infants. The objective of this evidence-based study is to improve the sleep quality of infants aged 0-40 days. This scientific study applies continuous midwifery care from the third trimester of pregnancy through family planning services, with a focus on Evidence-Based Practice Midwifery (EBM) through the application of baby massage to improve sleep quality in infants aged 0-40 days. This care was implemented in the Bangko Kanan Health Center service area from March to July 2025. The intervention involved baby massage for two weeks.