KTI

Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Bayi Baru Lahir Melalui Baby Massage Dalam Meningkatkan Frekuensi Menyusu di PMB Lika Kusuma Wardani, S.Keb

person Lika Kusuma Wardani
calendar_today 2025
school Profesi Bidan

Institutional Metadata

Student ID 24701048
Study Program
Profesi Bidan
Faculty Fakultas Kebidanan
Thesis Type KTI
Supervisor Bdn. Siti Zakiah Zulfa, S.ST., M.Keb
Upload Date 19 October 2026
Keywords
Pijat Bayi Frekuensi Menyusu ASI

Abstract

Pijat bayi merupakan bentuk stimulasi sentuhan yang bermanfaat dalam mendukung tumbuh kembang serta keberhasilan menyusui. Salah satu masalah yang masih dihadapi di Indonesia adalah rendahnya cakupan ASI eksklusif, termasuk di Provinsi Riau. Berdasarkan studi kasus di PMB Lika Kusuma Wardani, intervensi pijat bayi dipilih sebagai pendekatan Evidence Based Practice untuk meningkatkan frekuensi menyusu bayi. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) dari kehamilan trimester III hingga keluarga berencana (KB), dan menerapkan pijat bayi yang dilakukan pada asuhan bayi baru lahir guna meningkatkan frekuensi menyusui bayi. Metode pada kegiatan ini berupa observasi langsung, wawancara, dan pencatatan frekuensi menyusu sebagai metode pengumpulan data. Kegiatan ini berlangsung dari bulan Maret-Mei 2025, khusunya penerapan evidance based berupa pijat bayi dilakukan selama empat minggu yang berlangsung selama bulan Mei 2025, dengan tiga kali pertemuan dalam seminggu, di PMB Lika Kusuma Wardani, S.Keb. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada perilaku menyusui, yakni frekuensi menyusu meningkat dari kurang ≤6 kali menjadi 11 kali per hari, durasi menyusu dari 5 menit menjadi 15-20 menit per sesi, serta peningkatan berat badan bayi dari 3.165 gr menjadi 3.800 gr. Kesimpulannya, pijat bayi terbukti efektif sebagai intervensi untuk meningkatkan frekuensi menyusu dan status gizi bayi, serta mendukung keberhasilan pemberian ASI secara optimal.

Baby massage is a form of tactile stimulation that is beneficial in supporting growth and development and successful breastfeeding. One of the problems still faced in Indonesia is the low coverage of exclusive breastfeeding, including in Riau Province. Based on a case study at PMB Lika Kusuma Wardani, baby massage intervention was chosen as an Evidence Based Practice approach to increase baby breastfeeding frequency. The purpose of this activity is to provide continuous midwifery care (Continuity of Care) from the third trimester of pregnancy to family planning (KB), and apply baby massage performed in newborn care to increase baby breastfeeding frequency. The methods in this activity include direct observation, interviews, and recording breastfeeding frequency as data collection methods. This activity took place from March-May 2025, specifically the application of evidence-based baby massage was carried out for four weeks which took place during May 2025, with three meetings a week, at PMB Lika Kusuma Wardani, S.Keb. The intervention results showed a significant improvement in breastfeeding behavior, namely an increase in breastfeeding frequency from less than ≤6 times to 11 times per day, breastfeeding duration from 5 minutes to 15-20 minutes per session, and an increase in baby weight from 3,165 grams to 3,800 grams. In conclusion, baby massage has been proven effective as an intervention to increase breastfeeding frequency and baby nutritional status, as well as supporting optimal breastfeeding success.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Kebidanan

Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Bayi Baru Lahir Melalui Baby Massage Dalam Meningkatkan Frekuensi Menyusu di PMB Lika Kusuma Wardani, S.Keb

Lika Kusuma Wardani
contact_support