Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Bayi NY. Y Dengan Penatalaksanaan Baby Massage Untuk Meningkatkan Durasi Menyusui Pada Bayi Usia 0 Bulan Di TPMB Muliana Sari Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Permasalahan kekurangan ASI di Indonesia mulai terlihat pada bayi sejak usia 0-1 bulan, sehingga perlu adanya upaya agar bayi mau menyusu. Nutrisi yang tidak optimal pada periode emas dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan menjadi penyebab stunting. Memberikan ASI ekslusif kepada bayi dapat melindungi bayi dan anak terhindar dari stunting, penyakit berat dan meningkatkan ikatan batin antara ibu dan bayi. Hal yang dilakukan agar produksi ASI tetap baik, salah satunya dengan memberikan baby massage, untuk mendukung peningkatan kuantitas dan durasi pemberian ASI. Tujuan studi berbasis bukti ini adalah mengevaluasi efektivitas baby massage untuk meningkatkan durasi menyusui pada bayi usia 0 bulan di TPMB Muliana Sari. Karya ilmiah ini menerapkan asuhan kebidanan berkesinambungan mulai dari trimester III kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana, dengan fokus pada penerapan Evidence-Based Practice Midwifery (EBM) berupa penatalaksanaan baby massage untuk meningkatkan durasi menyusui pada bayi usia 0 bulan. Asuhan ini dilaksanakan di TPMB Muliana Sari dari bulan Maret hingga Juli 2025. Indikator keberhasilan diukur menggunakan kuesioner data pasien dan lembar observasi durasi menyusui sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data deskriptif digunakan untuk menggambarkan hasil pelaksanaan intervensi. Hasil asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. Y (24 tahun, G1P0A0) dan Bayi Ny. Y menunjukkan seluruh proses asuhan berjalan baik tanpa komplikasi. Sebelum baby massage, Bayi Ny. Y durasi menyusui <10 menit. Setelah intervensi, durasi menyusui meningkat menjadi >10 menit, memberikan efek relaksasi dan peningkatan refleks aktivitas saraf vagus. Dengan baby massage membantu bayi rileks dan beristirahat secara efektif. Tenaga kesehatan disarankan menerapkan metode non farmakologis ini untuk meningkatkan durasi menyusui pada bayi 0 bulan.
The issue of breast milk deficiency in Indonesia is starting to be seen in infants aged 0-1 month, therefore efforts are needed to encourage infants to breastfeed. Suboptimal nutrition during the golden period starting from the first 1000 days of life is a cause of stunting. Providing exclusive breastfeeding to infants can protect them from stunting, severe illnesses, and strengthen the emotional bond between mothers and infants. One of the actions taken to ensure good breast milk production includes providing baby massage, to support the increase in the quantity and duration of breastfeeding. The aim of this evidence-based study is to evaluate the effectiveness of baby massage in increasing breastfeeding duration in infants aged 0 months at The Muliana Sari Independent Midwifery Practice. This scientific work applies continuous midwifery care from the third trimester of pregnancy to family planning services, focusing on the implementation of Evidence-Based Practice Midwifery (EBM) in the management of baby massage to enhance breastfeeding duration. This care is implemented at The Muliana Sari Independent Midwifery Practice. from March to July 2025. The success indicators are measured using patient data questionnaires and observation sheets of breastfeeding duration before and after the intervention. Descriptive data analysis is used to describe the results of the intervention implementation. The results of continuous midwifery care for Mrs. Y (24 years old, G1P0A0) and Mrs. Y's baby show that the entire care process went well without complications. Before baby massage, Mrs. Y's baby had a breastfeeding duration of <10 minutes. After the intervention, the breastfeeding duration increased to >10 minutes, providing a relaxation effect and an increase in vagus nerve activity reflexes. Baby massage helps the baby relax and rest effectively. Healthcare providers are advised to apply this non-pharmacological method to improve breastfeeding duration in newborns.