ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA BAYI ADENGAN PENGARUH TERAPI MUROTTAL UNTUKMENGURANGI TANGISAN DI PMB HJ ZURAHMI
Institutional Metadata
Abstract
Bayi baru lahir sering mengalami tangisan berlebihan sebagai respons adaptasi terhadap lingkungan ekstrauterin, yang apabila tidak ditangani dapat menyebabkan kelelahan, gangguan pola tidur, peningkatan stres, serta terganggunya proses menyusu dan bonding antara ibu dan bayi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan adalah terapi murottal Al-Qur'an, yang bekerja melalui stimulasi auditori untuk memberikan efek relaksasi. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan berkesinambungan pada Bayi A dengan penerapan terapi murottal guna mengurangi frekuensi tangisan bayi baru lahir di PMB Hj Zurahmi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan SOAP pada satu subjek, yaitu bayi baru lahir usia 0-7 hari yang mengalami frekuensi tangisan tinggi. Terapi murottal diberikan dengan volume 30-50 dB selama 15-30 menit, sebanyak 2-3 kali sehari selama 7 hari, dengan penilaian dilakukan melalui observasi frekuensi dan durasi tangisan serta respons bayi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa setelah diberikan terapi murottal secara rutin selama 7 hari, bayi tampak lebih tenang, frekuensi tangisan menurun, kualitas tidur membaik, proses menyusu berjalan baik, dan berat badan bayi meningkat dari 2,7 kg menjadi 2,9 kg. Simpulan dari studi kasus ini adalah terapi murottal Al-Qur'an efektif membantu menurunkan frekuensi tangisan serta mendukung kenyamanan dan pertumbuhan bayi baru lahir. Bidan dan orang tua disarankan untuk menerapkan terapi murottal secara rutin sebagai salah satu upaya asuhan kebidanan komplementer pada bayi baru lahir.
Newborns frequently experience excessive crying as an adaptive response to the extrauterine environment, which, if left unaddressed, may cause fatigue, disrupted sleep patterns, increased stress, and interference with breastfeeding and motherinfant bonding. One safe and easily applied non-pharmacological intervention is Al-Qur'an murottal therapy, which works through auditory stimulation to produce a relaxing effect. This case study aimed to provide continuity of midwifery care for Infant A through the application of murottal therapy to reduce the frequency of newborn crying at PMB Hj Zurahmi. The method used was a case study with a SOAP midwifery care management approach on a single subject, namely a 0-7 day old newborn experiencing a high frequency of crying. Murottal therapy was administered at a volume of 30-50 dB for 15-30 minutes, 2-3 times a day for 7 days, with assessment carried out through observation of crying frequency and duration as well as the infant's response before and after the intervention. The results showed that after routine murottal therapy for 7 days, the infant appeared calmer, the crying frequency decreased, sleep quality improved, breastfeeding proceeded well, and the infant's body weight increased from 2.7 kg to 2.9 kg. It is concluded that Al-Qur'an murottal therapy is effective in reducing crying frequency and supporting the comfort and growth of newborns. Midwives and parents are advised to apply murottal therapy routinely as part of complementary midwifery care for newborns.