Asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. S dengan menerapkan pendidikan kesehatan tentang personal hygiene pada ibu nifas di PMB Bidan Sapriani
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Dalam masa nifas terjadi infeksi yang merupakan salah satu penyebab kematian ibu di negara berkembang. Menurut data dari WHO, infeksi masa nifas merupakan penyebab utama kematian ibu khususnya setelah persalinan dengan angka kematian sekitar 11%. Upaya untuk membantu mempercepat proses penyembuhan pada masa nifas, maka ibu nifas membutuhkan pendidikan kesehatan/ health education seperti personal hygiene. Personal hygiene sangat diperlukan untuk kenyamanan ibu dan mencegah terjadinya infeksi masa nifas. Karya ilmiah ini menerapkan asuhan kebidanan berkesinambungan mulai dari kehamilan trimester III hingga pelayanan keluarga berencana, dengan fokus pada penerapan Evidence Based Practice (EBP) berupa pemberian pendidikan kesehatan tentang personal hygiene. Asuhan ini dilaksanakan di PB Bidan Sapriani dari bulan Januari hingga Mei 2025. Indikator keberhasilan diukur menggunakan kuesioner yang berisi data pasien dan pernyataan personal hygiene yang diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data deskriptif digunakan untuk menggambarkan hasil pelaksanaan intervensi. Hasil asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. S (28 tahun, G1P0A0H0) menunjukkan seluruh proses asuhan berjalan baik tanpa komplikasi. Sebelum dilakukan intervensi pendidikan kesehatan tentang personal hygiene, pengetahuan ibu masih kurang dengan skor 5 dan setelah dilakukan intervensi pendidikan kesehatan tentang personal hygiene secara rutin selama 2 kali kunjungan, pengetahuan ibu tentang personal hygiene meningkat menjadi baik dengan skor13. Dengan demikian, penerapan pendidikan kesehatan tentang personal hygiene efektif meningkatkan pengetahuan ibu tentang personal hygiene pada ibu nifas. Tenaga kesehatan disarankan menerapkan pendidikan kesehatan ini sebagai alternatif untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas khususnya tentang personal hygiene.
Infections occur during the postpartum period, which is a leading cause of maternal mortality in developing countries. According to WHO data, postpartum infections are a leading cause of maternal death, especially after delivery, with a mortality rate of around 11%. To help accelerate the healing process during the postpartum period, postpartum mothers require health education, including personal hygiene. Personal hygiene is essential for maternal comfort and to prevent postpartum infections. This research paper implements continuity of midwifery care from the third trimester of pregnancy through family planning services, with a focus on the application of Evidence-Based Practice (EBP) in the form of health education on personal hygiene. This care was implemented at the Sapriani Midwifery Center from January to May 2025. Success indicators were measured using a questionnaire containing patient data and personal hygiene statements, measured before and after the intervention. Descriptive data analysis was used to describe the results of the intervention. The results of continuous midwifery care for Mrs. S (28 years old, G1P0A0H0) showed that the entire care process went well without complications. Before the health education intervention on personal hygiene, the mother's knowledge was still poor, with a score of 5. After the routine health education intervention on personal hygiene over two visits, the mother's knowledge of personal hygiene improved to good, with a score of 13. Therefore, the implementation of health education on personal hygiene effectively increased maternal knowledge about personal hygiene in postpartum women. Health workers are advised to implement this health education as an alternative to improve postpartum women's knowledge, especially regarding personal hygiene.