Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Pada Ny. T Dengan Penerapan Edukasi Nutrisi Pada Ibu Hamil Trimester III Dengan Anemia Ringan Di BPM Nur Fadillah. S.Tr.Keb.
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Kebutuhan nutrisi zat besi pada janin akan meningkat hingga pada trimester akhir sehingga diperlukan nutrisi yang lebih banyak. Jika asupan nutrisi untuk ibu hamil tidak seimbang dengan kebutuhan tubuh maka akan terjadi defisiensi zat besi. Gangguan nutrisi yang paling umum terjadi pada kehamilan trimester III yaitu adalah anemia. Kegiatan edukasi nutrisi berupa penyuluhan bertujuan untuk membantu meningkatkan pengetahuan pada ibu hamil terkait anemia sehingga dapat menurunkan prevalensi anemia ringan pada Ibu Hamil. Tujuan studi berbasis bukti ini adalah mengubah perilaku ibu dalam pemilihan dan pengadaan makanan seimbang ditingkat rumah tangga. Karya ilmiah ini menerapkan asuhan kebidanan berkesinambungan mulai dari trimester III kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana, dengan fokus pada penerapan Evidence-Based Practice Midwifery (EBM) berupa penerapan edukasi nutrisi pada ibu hamil trimester III dengan dengan anemia ringan. Asuhan ini dilaksanakan di BPM Nur Fadillah, S.Tr.Keb. dari bulan Maret hingga Juni 2025. Indikator keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan intervensi EBM Edukasi Nutrisi dengan menggunakan kuesioner yang berisi data pasien dan lembar observasi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan perlakukan. Analisis data deskriptif digunakan untuk menggambarkan hasil pelaksanaan intervensi. Hasil asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. T (30 tahun, G1P0A0) menunjukkan seluruh proses asuhan berjalan baik. Sebelum diberikan penerapan edukasi nutrisi, Ny. T mengalami anemia ringan disertai gejala anemia. Setelah intervensi, anemia ringan dapat teratasi, edukasi nutrisi memberikan peningkatan perilaku kesehatan. Dengan demikian, edukasi nutrisi terbukti efektif mengatasi anemia ringan. Tenaga kesehatan disarankan menerapkan metode non farmakologis ini untuk mengatasi masalah anemia ringan.
The fetus's iron requirements increase during the final trimester, necessitating increased nutrition. If a pregnant woman's nutritional intake is not balanced with her body's needs, iron deficiency can occur. The most common nutritional disorder in the third trimester of pregnancy is anemia. Nutrition education activities in the form of counseling aim to help increase knowledge in pregnant women regarding anemia so that it can reduce the prevalence of mild anemia in pregnant women. The purpose of this evidence-based study is to change maternal behavior in selecting and procuring balanced food at the household level. This scientific work applies continuous midwifery care starting from the third trimester of pregnancy to family planning services, with a focus on the application of Evidence-Based Practice Midwifery (EBM) in the form of implementing nutrition education in pregnant women in the third trimester with mild anemia. This care was carried out at BPM Nur Fadillah, S.Tr.Keb. from March to June 2025. Indicators of success in implementing the EBM Nutrition Education intervention activity used a questionnaire containing patient data and an observation sheet of knowledge levels before and after treatment. Descriptive data analysis was used to describe the results of the intervention implementation. The results of continuous midwifery care for Mrs. T (30 years old, G1P0A0) showed that the entire care process went well. Before being given the application of nutrition education, Mrs. T experienced mild anemia accompanied by symptoms of anemia. After the intervention, mild anemia was resolved, and nutrition education led to improved health behaviors. Thus, nutrition education has been proven effective in treating mild anemia. Healthcare workers are advised to implement this non-pharmacological method to address mild anemia.