Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Pada Ny.M di UPT Puskesmas Gajah Mada
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Pelayanan kebidanan bertujuan untuk menjamin agar setiap wanita hamil dan menyusui dapat memelihara kesehatannya sesempurna-sempurnanya dan saat melahirkan, bayi sehat tanpa gangguan apapun dan kemudian dapat merawat bayinya dengan baik (Prawiroharjo, 2010: 3). Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan asuhan kebidanan yang berkesinambungan (continuity of care) mulai dari kehamlilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir serta asuhan Keluarga Berencana (KB). Kehamilan dan persalinan adalah peristiwa yang alamiah dan natural bagi perempuan. Meskipun alamiah, kehamilan, persalinan, dan masa setelah persalinan dapat terjadi adanya suatu komplikasi atau penyulit yang perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kehamilan, kelahiran dan menjadi ibu adalah suatu peristiwa fisiologis normal dalam kehidupan seorang perempuan (Nugroho, 2013:1). Berdasarkan data World Health Organization (WHO), sekitar 810 wanita meninggal dunia karena komplikasi kehamilan atau persalinan diseluruh dunia setiap harinya. Antara tahun 2000 dan 2017, rasio kematian ibu turun sekitar 38% diseluruh dunia. Pada tahun 2017 kematian ibu diperkirakan 295.000 wanita meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan. Rasio kematian ibu dinegara berkembang pada tahun 2017 adalah 462/100.000 kelahiran hidup dibanding 11/100.000 kelahiran hidup dinegara maju. Kematian ibu adalah kematian seorang wanita terjadi saat hamil, bersalin atau 42 hari setelah persalinan dengan penyebab yang berhubungan langsung atau tidak langsung terhadap persalinan.
Pelayanan kebidanan bertujuan untuk menjamin agar setiap wanita hamil dan menyusui dapat memelihara kesehatannya sesempurna-sempurnanya dan saat melahirkan, bayi sehat tanpa gangguan apapun dan kemudian dapat merawat bayinya dengan baik (Prawiroharjo, 2010: 3). Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan asuhan kebidanan yang berkesinambungan (continuity of care) mulai dari kehamlilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir serta asuhan Keluarga Berencana (KB). Kehamilan dan persalinan adalah peristiwa yang alamiah dan natural bagi perempuan. Meskipun alamiah, kehamilan, persalinan, dan masa setelah persalinan dapat terjadi adanya suatu komplikasi atau penyulit yang perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kehamilan, kelahiran dan menjadi ibu adalah suatu peristiwa fisiologis normal dalam kehidupan seorang perempuan (Nugroho, 2013:1). Berdasarkan data World Health Organization (WHO), sekitar 810 wanita meninggal dunia karena komplikasi kehamilan atau persalinan diseluruh dunia setiap harinya. Antara tahun 2000 dan 2017, rasio kematian ibu turun sekitar 38% diseluruh dunia. Pada tahun 2017 kematian ibu diperkirakan 295.000 wanita meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan. Rasio kematian ibu dinegara berkembang pada tahun 2017 adalah 462/100.000 kelahiran hidup dibanding 11/100.000 kelahiran hidup dinegara maju. Kematian ibu adalah kematian seorang wanita terjadi saat hamil, bersalin atau 42 hari setelah persalinan dengan penyebab yang berhubungan langsung atau tidak langsung terhadap persalinan.