Asuhan Kebidanan Pada NY.A Masa Hamil sampai dengan Nifas di PMB Bd.Henni Afrina S.Keb
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Angka Kematian Ibu (AKI) didefenisikan sebagai semua kematian selama periode kehamilan, persalinan, dan nifas yang disebabkan oleh pengelolaannya, bukan karna kecelakaan. Jumlah AKI diIndonesia cenderung meningkat namun mengalami penurunan pada tahun 2022 menjadi 189/100.000 Kelahiran Hidup (KH). Angka ini hampir mencapai target RPJMN 2024 sebesar 183/100.000 KH. Walaupun cenderung mengalami penurunan, upaya penurunan AKI masih diperlukan, sehingga dapat mencapai target SGDs yaitu sebesar 70/100.000 KH pada tahun 2030 (Kemenkes RI, 2022) Jumlah AKI di Riau pada tahun 2022 mencapai 114/100.000 KH dimana jumlah ini mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan jumlah kasus kematian 2021 yaitu 180/100.000 KH (Kemenkes RI, 2022). Penyebab Kematian Ibu terbanyak pada tahun 2022 adalah hipertensi dalam kehamilan sebanyak 801 kasus, perdarahan sebanyak 741 kasus, jantung sebanyak 232 kasus dan penyebab lainnya 1.504 kasus (Kemenkes RI, 2022).
Angka Kematian Ibu (AKI) didefenisikan sebagai semua kematian selama periode kehamilan, persalinan, dan nifas yang disebabkan oleh pengelolaannya, bukan karna kecelakaan. Jumlah AKI diIndonesia cenderung meningkat namun mengalami penurunan pada tahun 2022 menjadi 189/100.000 Kelahiran Hidup (KH). Angka ini hampir mencapai target RPJMN 2024 sebesar 183/100.000 KH. Walaupun cenderung mengalami penurunan, upaya penurunan AKI masih diperlukan, sehingga dapat mencapai target SGDs yaitu sebesar 70/100.000 KH pada tahun 2030 (Kemenkes RI, 2022) Jumlah AKI di Riau pada tahun 2022 mencapai 114/100.000 KH dimana jumlah ini mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan jumlah kasus kematian 2021 yaitu 180/100.000 KH (Kemenkes RI, 2022). Penyebab Kematian Ibu terbanyak pada tahun 2022 adalah hipertensi dalam kehamilan sebanyak 801 kasus, perdarahan sebanyak 741 kasus, jantung sebanyak 232 kasus dan penyebab lainnya 1.504 kasus (Kemenkes RI, 2022).