Karya Ilmiah (D3)

Asuhan Kebidanan Pada Ny.Y Masa Hamil sampai Masa nifas di PMB Hj Zurrahmi SST., SKM.

person Rena Hervina Anugrah Saputra
calendar_today 2024
school D3 Kebidanan

Institutional Metadata

Student ID 21201015
Study Program
D3 Kebidanan
Faculty Fakultas Kebidanan
Thesis Type Karya Ilmiah (D3)
Supervisor Bdn. Yessi Azwar, SST.,M.Kes
Upload Date 18 September 2026
Keywords
Asuhan Kebidanan

Abstract

Salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu dan bayi dapat kita nilai dengan melihat Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Dimana Angka Kematian Ibu (AKI) di seluruh dunia menurut World Health Organization (WHO) tahun 2020 menjadi 295.000 kematian dengan penyebab kematian ibu adalah tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre-eklampsiaa dan eklampsia), pendarahan, infeksi postpartum, dan aborsi yang tidak aman. Menurut WHO AKI tertinggi berada di Myanmar sebesar 282.00/100.000 KH tahun 2020 dan AKI yang terendah terdapat di Singapura tahun 2020 tidak ada kematian ibu di Singapura (WHO, 2021). AKB di dunia menurut WHO tahun 2020 sebesar 2.350.000. AKB menurut WHO angka kematian tertinggi berada di Myanmar sebesar 22.00/1000 KH tahun 2020 dan Singapura merupakan negara dengan AKB terendah tahun 2020 sebesar 0.80/1000 KH (WHO, 2021). Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia, tahun 2023 jumlah kematian ibu yang dihimpun dari pencatatan program kesehatan keluarga di Kementerian Kesehatan meningkat setiap tahun. Berdasarkan data dari Maternal Perinatal Death Notification (MPDN), sistem pencatatan kematian ibu Kementerian Kesehatan, jumlah kematian ibu pada tahun 2022 mencapai 4.005 dan di tahun 2023 meningkat menjadi 4.129. Berdasarkan penyebab, sebagian besar kematian ibu pada tahun 2021 disebabkan oleh 48,9 persen ibu hamil dengan anemia, 12,7 persen dengan hipertensi, 17,3 persen kurang energi kronik

Salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu dan bayi dapat kita nilai dengan melihat Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Dimana Angka Kematian Ibu (AKI) di seluruh dunia menurut World Health Organization (WHO) tahun 2020 menjadi 295.000 kematian dengan penyebab kematian ibu adalah tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre-eklampsiaa dan eklampsia), pendarahan, infeksi postpartum, dan aborsi yang tidak aman. Menurut WHO AKI tertinggi berada di Myanmar sebesar 282.00/100.000 KH tahun 2020 dan AKI yang terendah terdapat di Singapura tahun 2020 tidak ada kematian ibu di Singapura (WHO, 2021). AKB di dunia menurut WHO tahun 2020 sebesar 2.350.000. AKB menurut WHO angka kematian tertinggi berada di Myanmar sebesar 22.00/1000 KH tahun 2020 dan Singapura merupakan negara dengan AKB terendah tahun 2020 sebesar 0.80/1000 KH (WHO, 2021). Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia, tahun 2023 jumlah kematian ibu yang dihimpun dari pencatatan program kesehatan keluarga di Kementerian Kesehatan meningkat setiap tahun. Berdasarkan data dari Maternal Perinatal Death Notification (MPDN), sistem pencatatan kematian ibu Kementerian Kesehatan, jumlah kematian ibu pada tahun 2022 mencapai 4.005 dan di tahun 2023 meningkat menjadi 4.129. Berdasarkan penyebab, sebagian besar kematian ibu pada tahun 2021 disebabkan oleh 48,9 persen ibu hamil dengan anemia, 12,7 persen dengan hipertensi, 17,3 persen kurang energi kronik

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2024 • Fakultas Kebidanan

Asuhan Kebidanan Pada Ny.Y Masa Hamil sampai Masa nifas di PMB Hj Zurrahmi SST., SKM.

Rena Hervina Anugrah Saputra
contact_support