KTI

Asuhan KebidananBerkelanjutan PadaNy.LDengan Edukasi Dalam Pencegahan Dan Penyuluhan Keluhan LazimPadaBayiBaruLahirDiPuskesmasTanahPutih 1 Kabupaten Rokan Hilir

person Regi Irma
calendar_today 2025
school Profesi Bidan

Institutional Metadata

Student ID 24701060
Study Program
Profesi Bidan
Faculty Fakultas Kebidanan
Thesis Type KTI
Supervisor Bdn.SiskaMulyani.,SST.,M.Biomed
Upload Date 19 October 2026
Keywords
Asuhankebidananberkelanjutan bayibarulahir nifas keluargaberencana edukasi evidence-based.

Abstract

Asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) merupakan pendekatan pelayanan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana. Laporan tugas akhir ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan pada Ny. L dengan menekankan edukasi berbasis buktiterhadap pencegahan dan penanganan keluhan lazim pada bayi baru lahir.Keluhan yang sering muncul meliputi bercak mongol, hemangioma, ikterus, muntah, gumoh, oral thrush, dan miliariasis yang kerap menimbulkan kecemasan karena kurangnya pemahamanibu.Metode yangdigunakanadalahevidence-based practice dengan intervensi edukasi pada setiap tahap asuhan. Penilaian dilakukan melaluipre-testdanpost-testuntukmengukurpeningkatanpengetahuanibu.Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan ibu dalam merawatbayi,sertasikap lebihpositifdalammenghadapimasanifasdankesiapan menggunakan kontrasepsi pascapersalinan.Kesimpulan dari laporan ini adalah pendekatan edukatif dalam continuity of care terbukti efektif meningkatkan kesiapan ibu dalam merawat diri dan bayinya secara mandiri. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan primer guna mendukung kualitas pelayanan kebidanan.

Continuity of midwifery care is a comprehensive approach provided across pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning. This final reportaims to present continuityofcareforMrs. Lwith an emphasis on evidence- based education to prevent and manage common newborn complaints. Such conditions include Mongolian spots, hemangiomas, jaundice, vomiting, regurgitation, oral thrush, and miliaria, which often cause maternal anxiety due to limited understanding.The method applied was evidence-based practice, integrating educational interventions throughout each stage of care. Maternal knowledge was assessed using pre- and post-tests to evaluate improvement. The findings indicated enhanced comprehension and skills in newborn care, better attitudes toward postpartum recovery, and readiness to adopt appropriate contraception after childbirth.In conclusion, educational interventions within continuity of care proved effective in preparing mothers for optimal self-care and infant care in a rational and independent manner. This model is recommended for implementation in primary health care services to strengthen maternal and child health outcomes.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Kebidanan

Asuhan KebidananBerkelanjutan PadaNy.LDengan Edukasi Dalam Pencegahan Dan Penyuluhan Keluhan LazimPadaBayiBaruLahirDiPuskesmasTanahPutih 1 Kabupaten Rokan Hilir

Regi Irma
contact_support