Skripsi (S1)

Asuhan keperawatan jiwa halusinasidengan penerapan evidence based practice mendengarkan murottal al-qur’an

person Afriza Aini Agustiana, S. Kep
calendar_today 2025
school Profesi Ners

Institutional Metadata

Student ID 24501002
Study Program
Profesi Ners
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Ns. Emulyani, M.Kep
Upload Date 07 October 2026
Keywords
Skizofrenia Halusinasi pendengaran Terapi murotal Al-Quran

Abstract

Halusinasi merupakan salah satu tanda gejala dari skizofrenia positif. Halusinasi adalah hilangnya kemampuan manusia dalam membedakan rangsangan internal (pikiran) dan rangsangan eksternal (dunia luar). Salah satu terapi yang bisa diberikan pada pasien halusinasi pendengaran adalah terapi psikoreligius. Salah satu psikoreligius yang paling efektif adalah terapi murotal al-quran. Terapi murottal Al-Qur'an adalah bacaan atau lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan dengan cara khusus dan memiliki ritme serta melodi yang menenangkan.. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan Evidance Based Practice sebagai terapi pada pasien halusinasi pendengaran dengan menggunakan terapi murotal Al-quran. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu dengan teknik eksprimen (perlakuan) pada pasien halusinasi pendengaran. Jumlah responden yang dibutuhkan yaitu sebanyak 2 orang dengan diagnosa keperawatan halusinasi pendengaran. Terapi ini dilakukan selama 3 hari dengan durasi waktu 10-15 menit. Kerya ilmiah ini dilakukan selama 3 hari, dimulai dari tanggal 30 Desember 2024-2 Januari 2025. Dinilai menggunakan kuesioner Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) dengan proses pengujian pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukan terdapat penurunan nilai pretest dan posttest melakukan terapi spiritual murotal Al-Quran. Disarankan agar terapi murotal Al- Quran surah Ar-rahman dijadikan salah satu metode dalam penyembuhan atau penurunan gejala halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia.

Hallucinations are one of the positive symptoms of schizophrenia. Hallucinations are defined as the loss of a person's ability to distinguish between internal stimuli (thoughts) and external stimuli (the outside world). One of the therapies that can be provided for patients with auditory hallucinations is psychoreligious therapy. One of the most effective psychoreligious therapies is Qur’anic Murottal therapy. Murottal therapy involves the recitation of verses from the Holy Qur’an in a specific manner with a calming rhythm and melody. The purpose of this study is to explain Evidence-Based Practice as a therapy for patients with auditory hallucinations using Qur’anic Murottal therapy. The method used is an experimental technique (intervention) on patients with auditory hallucinations. The study involved two respondents diagnosed with auditory hallucinations. This therapy was conducted over a period of three days, with each session lasting 10– 15 minutes. The scientific work was carried out from December 30, 2024, to January 2, 2025. The evaluation was conducted using the Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) with a pretest and posttest approach. The results showed a decrease in the scores from pretest to posttest after the implementation of Qur’anic Murottal spiritual therapy. The implementation of Qur'anic Murottal therapy with Surah Ar-Rahman, is recommended as an effective method for managing or reducing auditory hallucination symptoms in individuals with schizophrenia.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Asuhan keperawatan jiwa halusinasidengan penerapan evidence based practice mendengarkan murottal al-qur’an

Afriza Aini Agustiana, S. Kep
contact_support