KTI

Asuhan Keperawatan Pada Ibu Postpartum Dengan Penerapan Pijat Oksitosin Untuk Mengatasi Masalah Keperawatan Menyusui Tidak Efektif Diruangan Flamboyan Rumah Sakit Tentara TK IV 01.07.04 Kota Pekanbaru

person White Asmara Gulo, S.Kep
calendar_today 2026
school Profesi Ners

Institutional Metadata

Student ID 24502177
Study Program
Profesi Ners
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type KTI
Supervisor Ns. Fitri Dyna, M.Kep,
Upload Date 21 October 2026
Keywords
Menyusui Tidak Efektif Pijat Oksitosin Ibu Postpartum

Abstract

Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang tidak optimal pada masa nifas dapat menyebabkan masalah menyusui tidak efektif serta menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan produksi dan pengeluaran ASI adalah pijat oksitosin. Karya ilmiah ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan berbasis Evidence Based Practice (EBP). Subjek dalam studi ini adalah satu orang ibu postpartum yang mengalami masalah menyusui tidak efektif di Ruangan Flamboyan RS Tentara TK IV 01.07.04 Kota Pekanbaru. Intervensi pijat oksitosin dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut (18–20 Desember 2025) dengan durasi 10–15 menit pada setiap sesi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik, sedangkan evaluasi hasil mengacu pada Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Hasil menunjukkan adanya peningkatan produksi dan pengeluaran ASI dengan skor akhir 7 yang termasuk dalam kategori banyak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pijat oksitosin berbasis Evidence Based Nursing efektif dalam mengatasi masalah keperawatan menyusui tidak efektif pada ibu postpartum dan dapat direkomendasikan dalam praktik keperawatan maternitas.

Inadequate breast milk production during the postpartum period may lead to ineffective breastfeeding and hinder the success of exclusive breastfeeding. One non- pharmacological intervention that can be applied to improve breast milk production and ejection is oxytocin massage. This scientific paper employed a case study method using a nursing care approach based on Evidence-Based Practice (EBP). The subject of the study was one postpartum mother experiencing ineffective breastfeeding in the Flamboyan Ward of RS Tentara TK IV 01.07.04 Pekanbaru. The oxytocin massage intervention was implemented for three consecutive days (December 18–20, 2025), with a duration of 10–15 minutes for each session. Data were collected through interviews, observation, and physical examination, while the evaluation of outcomes referred to the Indonesian Nursing Outcome Standards (SLKI). The results demonstrated an improvement in breast milk production and ejection, with a final score of 7 categorized as “high.” Therefore, it can be concluded that the implementation of oxytocin massage based on Evidence-Based Nursing is effective in addressing ineffective breastfeeding among postpartum mothers and can be recommended as a non-pharmacological nursing intervention in maternity care practice.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2026 • Fakultas Keperawatan

Asuhan Keperawatan Pada Ibu Postpartum Dengan Penerapan Pijat Oksitosin Untuk Mengatasi Masalah Keperawatan Menyusui Tidak Efektif Diruangan Flamboyan Rumah Sakit Tentara TK IV 01.07.04 Kota Pekanbaru

White Asmara Gulo, S.Kep
contact_support