Asuhan Keperawatan pada Pasien Halusinasi Pendengaran dengan Penerapan
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Dampak yang dapat ditimbulkan oleh pasien yang mengalami halusinasi pendengaran adalah kehilangan kontrol dirinya. Pasien mengalami panik dan perilakunya dikendalikan oleh halusinasinya. Dalam situasi ini pasien dapat melakukan bunuh diri (suicide), membunuh orang lain (homicide), bahkan merusak lingkungan. Untuk memperkecil dampak yang ditimbulkan dari halusinasi, dibutuhkan penanganan halusinasi yang tepat. Penatalaksanaan halusinasi salah satunya menggunakan terapi generalis dan aktivitas menggambar. Terapi aktivitas menggambar adalah untuk meminimalkan interaksi pasien dengan dunianya, mengungkapkan pikiran, perasaan dan emosi yang berpengaruh terhadap perilaku, memberi motivasi dan kebahagiaan, menghibur dan mengalihkan perhatian pasien, sehingga perhatian tidak terfokus. Tujuan penelitian ini adalah sebagai terapi pada pasien halusinasi pendengaran dengan menggunakan terapi aktivitas menggambar. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah intervensi terapi menggambar. Sampel penelitian ini 1 pasien skizofrenia dengan diagnosa keperawatan halusinasi pendengaran. Penelitian dilakukan pada tanggal 24-26 April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan terapi menggambar pada hari ketiga pasien mengatakan terkadang masih mendengar bisikan tetapi sudah berkurang dan pasien mengatakan ia ingin segera pulang.
The impact that can be caused by patients experiencing auditory hallucinations is a loss of self-control. Patients may experience panic, and their behavior becomes controlled by the hallucinations. In such situations, patients may commit suicide, homicide, or even cause environmental damage. To minimize the impact caused by hallucinations, proper management is required. One approach to managing hallucinations involves generalist therapy and drawing activity therapy. Drawing activity therapy is aimed at minimizing the patient's interaction with their hallucinatory world, expressing thoughts, feelings, and emotions that influence behavior, providing motivation and happiness, offering entertainment, and distracting the patient so that their focus is not fixed. The purpose of this study is to use drawing activity therapy as a treatment for patients with auditory hallucinations. The method used in this scientific paper is drawing therapy intervention. The sample for this study is one patient with schizophrenia diagnosed with auditory hallucinations. The study was conducted from April 24 to April 26, 2025. The results showed that after the third day of drawing therapy, the patient reported still occasionally hearing whispers, but they had decreased, and the patient stated a desire to return home soon.