Skripsi (S1)

Dampak Pemberian Makanan Prelakteal Pada Bayi baru Lahir Terhadap Proses Menyusui Di Wilayah kerja Puskesmas Rumbai Kota Pekanbaru

person RISDA APRILIA
calendar_today 2022
school S1 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 20311008
Study Program
S1 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Veni Dayu Putri, M.Si
Upload Date 19 October 2026
Keywords
Pemberian Makanan Prelakteal Proses Menyusui ASI Ekslusif

Abstract

ABSTRAK Program ASI Ekslusif di Puskesmas Rumbai masih tergolong rendah. Banyak ditemukan ibu yang memberikan makanan prelakteal kepada bayinya. Makanan prelakteal membuat produksi ASI turun, dan bayi tidak mendapatkan kolostrum, bayi mengalami kebingungan puting saat mendapatkan susu botol dan bayi merasa kenyang sehingga menyebabkan malas untuk menyusui. Fenomenan ini mengacu pada pemberian makanan prelakteal pada bayi baru lahir sehingga menyebabkan proses menyusui tidak efektif. Penelitian ini di lakukan di Puskesmas Rumbai Kota Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui dampak pemberian makanan prelakteal pada bayi baru lahir terhadap proses menyusui. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan teknik total sampling. Jumlah responden 29 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Analisis yang digunakan adalah uji statistik Chi-Square. hasil uji univariat didapatkan lebih dari separuh yang memberikan makanan prelakteal sebanyak 17 orang (58,6%). Proses menyusui didapatkan lebih dari separuh responden melakukan proses menyusui yang efektif sebanyak 18 orang (62,1%) dan yang proses menyusui yang tidak efektif sebanyak 11 orang (37,9%). Hasil penelitian didapatkan adanya dampak pemberian makanan prelakteal pada bayi baru lahir terhadap proses menyusui dengan nilai P value = 0,006 dan didapatkan nilai OR = 14. Hipotesis penelitian didapatkan adalah Ho ditolak yang artinya ada dampak pemberian makanan prelakteal pada bayi baru lahir terhadapa proses menyusui. Saran dari penelitian ini adalah memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu dan keluarga untuk menghindari pemberian makanan prelakteal setelah melahirkan.

ABSTRACT The exclusive breastfeeding program at the Rumbai Health Center is still relatively low. Many mothers are found to give prelacteal food to their babies. Prelacteal foods make breast milk production go down, and babies don't get colostrum, babies experience confusion when getting bottle fed and babies feel full, causing lazy to breastfeed This phenomenon refers to giving prelacteal food to newborns, causing ineffective breastfeeding. This research was conducted at the Rumbai Public Health Center, Pekanbaru City. The purpose of this study was to determine the prelacteal feeding of newborns to the breastfeeding process. The research design used was descriptive correlative with a cross sectional approach using a total sampling technique. The number of respondents is 29 people. The research instrument used a questionnaire. The analysis used is the Chi-Square statistical test. the results of the univariate test almost entirely gave prelacteal food as many as 17 people (58.6%). The breastfeeding process that was found to be more than effective was 18 people (62.1%) and 11 (37.9%). The results showed that there was prelacteal feeding in newborns on the breastfeeding process with a P value = 0.006 and an OR value = 14. The research hypothesis was that Ho was rejected, meaning that there was an impact of prelacteal feeding in newborns on the breastfeeding process. Suggestions from this study are to provide education to mothers and families to avoid giving food after giving birth.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2022 • Fakultas Keperawatan

Dampak Pemberian Makanan Prelakteal Pada Bayi baru Lahir Terhadap Proses Menyusui Di Wilayah kerja Puskesmas Rumbai Kota Pekanbaru

RISDA APRILIA
contact_support