Edukasi Kesehatan “Pemanfaatan Kemangi Sebagai Minuman Boba Peningkat Immune Booster”
Institutional Metadata
Abstract
Kemangi (Ocimum Sanctum) adalah salah satu tanaman obat di Indonesia yang telah digunakan secara empiris. Kemangi banyak digemari masyarakat dalam bentuk daun segar, kemangi lebih sering digunakan sebagai sayuran mentah dimakan bersama lauk sebagai lalapan. Sedangkan boba adalah sejenis minuman teh susu ditambah dengan “mutiara” yang terbuat dari tapioka. Keberadaan topping boba pada minuman menjadi variasi minuman favorit baik di Dunia maupun di Indonesia. Inovasi boba yang dibuat dengan campuran saripati kemangi merupakan bentuk produk yang dapat meningkatkan kemanfaatan kemangi yang tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai lalapan saja, selain itu inovasi minuman boba kemangi juga merupakan produk yang memperhatikan kesehatan, karena dari kemangi kita dapat memperoleh banyak manfaat baik bagi kesehatan. Edukasi kesehatan pemanfaatan kemangi sebagai minuman boba ini dilakukan kepada 30 Peserta dengan sasaran Ibu PKK dengan hasil adanya peningkatan pengetahuan peserta, hal ini dilihat dari peningkatan hasil pre test dan post test.
Basil (Ocimum Sanctum) is one of the medicinal plants in Indonesia that has been used empirically. Basil is widely favored by the public in the form of fresh leaves, basil is more often used as a raw vegetable eaten with side dishes as a salad. While boba is a type of milk tea drink plus "pearls" made from tapioca. The presence of boba toppings in drinks is a variation of favorite drinks both in the world and in Indonesia. The innovation of boba made with a mixture of basil essence is a form of product that can increase the benefits of basil which can not only be used as a salad, besides that the innovation of basil boba drinks is also a product that pays attention to health, because from basil we can get many benefits for health. Health education on the use of basil as a boba drink was carried out on 30 participants targeting PKK mothers with the results of an increase in participant knowledge, this can be seen from the increase in pre-test and post-test results.