Efektifitas Baby Gym Terhadap Perkembangan Motorik Anak Usia 6-8 di PMB Dince Safrina Kota Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Keterlambatan Perkembangan global atau Global Development Delay (GDD) adalah keterlambatan bermakna pada dua atau lebih ranah perkembangan (Motorik kasar, motorik halus, kognitif, bicara/Bahasa, personal/sosial, aktivitas kehidupan sehari-hari). Baby gym merupakan salah satu bentuk rangsangan/stimulasi yang bertujuan untuk mengoptimalisasikan tumbuh kembang motorik anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas baby gym terhadap perkembangan motoric anak usia 6-8 bulan di PMB Dince Safrina kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimen one group pre-test dan post-test. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 bayi yang berusia 6-8 bulan di PMB Dince Safrina di bulan Juni-Juli 2025. Peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Intrument dalam penelitian ini menggunakan lembar KPSP. Analisa data bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata perkembangan motoric pre-test yaitu 7,70 dan post-test yaitu 9,55 dengan perbedaan 1,85, terdapat perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test. Data uji Wilcoxon menunjukkan p value 0,001 < 0,05 berarti terdapat pengaruh yang signifikan dalam perkembangan motorik kasar pada bayi antara sebelum dan sesudah baby gym. Ada pengaruh yang bermakna terhadap peningkatan skor perkembangan motorik kasar pada bayi usia 6-8 bulan setelah perlakuan baby gym. Rekomendasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan acuan bagi PMB Dince Safrina untuk menghindari terjadinya keterlambatan perkembangan motoric anak pada usia 6-8 bulan dengan memanfaatkan latihan stimulasi baby gym.
Global Developmental Delay (GDD) is defined as a significant delay in two or more developmental domains, including gross motor, fine motor, cognitive, speech/language, personal/social, and activities of daily living. Baby gym is one form of stimulation intended to optimize the motor development of children. This study aimed to determine the effectiveness of baby gym exercises on the motor development of infants aged 6–8 months at PMB Dince Safrina, Pekanbaru. This research was a quantitative study using a quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. The sample consisted of 20 infants aged 6–8 months at PMB Dince Safrina during June–July 2025, selected using purposive sampling. The instrument used was the KPSP (Developmental Pre-Screening Questionnaire). Bivariate data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that the average motor development score increased from 7.70 (pre-test) to 9.55 (post-test), with a mean difference of 1.85. The Wilcoxon test showed a p-value of 0.001 (< 0.05), indicating a significant difference in gross motor development before and after the baby gym intervention. These findings suggest that baby gym exercises have a meaningful impact on improving gross motor development in infants aged 6–8 months. It is recommended that PMB Dince Safrina use baby gym stimulation exercises as a reference and motivation to prevent motor developmental delays in infants aged 6–8 months.