Efektifitas Pengaruh Sari Kacang Hijau Terhadap Kadar Hemoglobin Remaja Putri Di SMA Negeri 2 Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Prevalensi terjadinya anemia pada remaja putri di Dunia rata-rata Wanita yang mengalami anemia sebesar 29% dan bahkan mencapai 41,5% di Negara berkembang, data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau menunjukkan bahwa kejadian anemia pada remaja putri tahun 2020 mencapai sekitar 25,1%, dengan 19,4% di antara usia 15-24 tahun. Penanganan anemia dapat dilakukan dengan pengobatan Non Farmakologi yaitu dengan mengonsumsi sari kacang hijau. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kadar hemoglobin sebelum dan sesudah mengonsumsi sari kacang hijau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan desain Quasi Eksperiment dengan pendekatan one group pretest-post-test design dilakukan pada tanggal 9 Desember- 16 Desember di SMA Negeri 2 Pekanbaru dengan jumlah responden sebanyak 15 orang. Hasil penelitian ini didapatkan kadar hemoglobin responden setelah mengonsumsi sari kacang hijau meningkat, yang bisa dilihat dari hasil mean pre-test dan post- test yaitu 11.04 gr/dl meningkat menjadi 11.79 gr/dl. Hasil uji t diperoleh hasil p-value 0,001. Artinya ada pengaruh mengonsumsi sari kacang hijau sebelum dan sesudah diberikan intervensi.
The prevalence of anemia in adolescent girls in the world is 29% of women who experience anemia and even reaches 41.5% in developing countries, data from the Riau Provincial Health Office shows that the incidence of anemia in adolescent girls in 2020 reached around 25.1%, with 19.4% between the ages of 15-24 years. Anemia treatment can be done with Non-Pharmacological treatment, namely by consuming mung bean juice. The purpose of this study is to determine hemoglobin levels before and after consuming mung bean juice. This type of research is quantitative using a Quasi Experimental design with a one group pre test-post-test design approach conducted on December 9- 16 at SMA Negeri 2 Pekanbaru with a total of 15 respondents. The results of this study were obtained from the hemoglobin levels of respondents after consuming mung bean juice increased, which can be seen from the mean pre-test and post-test result, which was 11.04 gr/dl, increased to 11.79 gr/dl. The results of the t-test obtained a p-value of 0.001. This means that there is an effect of consuming mung bean juice before and after the intervention is given.