Efektifitas Terapi Dzikir Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pasien Kanker Payudara Dengan Kemoterapi Diruangan Anyelir Rsud Arifin Achmad Provinsi Riau
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Kanker payudara menduduki angka paling tinggi pada kasus penyakit kanker di Indonesia dimana salah satu pengobatannya yaitu kemoterapi. Efek samping fisik kemoterapi umumnya adalah pasien akan mengalami mual dan muntah, perubahan rasa kecap, rambut rontok (alopecia), mukositis, dermatitis, keletihan, kulit menjadi kering bahkan kaku dan kulit bisa sampai menghitam, tidak nafsu makan, dan ngilu pada tulang yang dapat memberikan dampak pada psikologis pasien kanker berupa tidak nyaman, cemas bahkan takut menjalani kemoterapi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas terapi dzikir terhadap kecemasan pasien kanker payudara yang akan menjalani kemoterapi di Ruangan Anyelir RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi experimental pretest-posttest. Pada penelitian ini sampel sebanyak 34 responden menggunakan instrument skala cemas AHDS. (anxiety hospital and Depresion Scale). hasil uji Dependent t test dengan p value 0,000 < ? 0,005 dapat disimpulkan bahwa terapi dzikir efektif terhadap penurunan skala cemas pasien kanker payudara yang akan menjalani pengobatan kemoterapi. Hasil penelitian ini merekomendasikan terapi dzikir sebagai pengobatan non farmakologis terhadap kecemasan pasien beragama islam dalam menjalani pengobatan kemoterapi di rumah sakit.