Skripsi (S1)

Efektivitas Aromaterapi Mawar Terhadap Gangguan Tidur (Insomnia) Pada Ibu Premenopause

person Mustika Istiqomah
calendar_today 2024
school S1 Kebidanan

Institutional Metadata

Student ID 20601020
Study Program
S1 Kebidanan
Faculty Fakultas Kebidanan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Violita Dianatha Puteri, S.Tr.Keb.,M.Keb
Upload Date 18 September 2026
Keywords
Premenopause Aromaterapi mawar Insomnia

Abstract

Insomnia adalah gangguan tidur yang tidak mampu dalam mencukupi kebutuhan untuk tidur. Insomnia yang berkaitan dengan transisi menopause menunjukkan adanya proses penuaan pada sistem reproduksi dan menimbulkan berbagai gejala seperti hot flashes, yang dapat memicu terjadinya insomnia. Aromaterapi mawar adalah salah satu metode untuk mengurangi gangguan tidur (insomnia). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas aromaterapi mawar terhadap gangguan tidur (insomnia) pada ibu premenopause. metode penelitian ini menggunakan pra-eksperimen dalam satu kelompok ( one group pre-test post-tes). Populasi adalah ibu premenopause yang yang berusia 40-55 tahun yang mengalami gangguan tidur (insomnia). Sampelnya adalah direkrut menggunakan purposive sampling, total sampel 15 responden, sesuai dengan inklusi kriteria. Data dianalisis dengan menggunakan paired t test. Hasil menunjukkan bahwa aromaterapi mawar dapat mengurangi gangguan tidur (insomnia) pada ibu premenopause dengan nilai  -value (0,000). Bisa disimpulkan bahwa aromaterapi mawar terdapat efektivitas yang signifikan terhadap gangguan tidur (insomnia) pada ibu premenopause.

Insomnia is a sleep disorder that is unable to meet the need for sleep. Insomnia related to the menopausal transition indicates the aging process in the reproductive system and causes various symptoms such as hot flashes, which can trigger insomnia. Rose aromatherapy is one method to reduce sleep disorders (insomnia). The purpose of this study is to determine the effectiveness of rose aromatherapy on sleep disorders (insomnia) in premenopausal. This research method uses pre- experiment in one group (one group pre-test post-test). The population is premenopausal who are 40-55 years old who experience sleep disorders (insomnia). The sample was recruited using purposive sampling, a total sample of 15 respondents, according to the inclusion criteria. Data were analyzed using paired t test. The results showed that rose aromatherapy could reduce sleep disorders (insomnia) in premenopausal with a value of -value (0.000). It can be concluded that rose aromatherapy has a significant effectiveness against sleep disorders (insomnia) in premenopausal.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2024 • Fakultas Kebidanan

Efektivitas Aromaterapi Mawar Terhadap Gangguan Tidur (Insomnia) Pada Ibu Premenopause

Mustika Istiqomah
contact_support