Efektivitas Bisadari Terhadap Perilaku Pencegahan Penyakit Kanker Payudara Pada Remaja di SMAN 7 Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Remaja merupakan masa dimana peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, Pada masa remaja berlangsung perkembangan fisik yang ditandai dengan bertambahnya tinggi dan berat badan, Pada remaja putri terjadi perkembanganfisik seperti perkembangan organ genetalia dan perkembangan payudara. Melihat adanya kejadian kanker payudara pada usia remaja tentunya pemahaman, pelaksanaan deteksi dini kanker payudara dan melakukan upaya pencegahan perlu melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), Tujuan dari penelitian ini Melihat adanya kejadian kanker payudara pada usia remaja, pelaksanaan deteksi dini kanker payudara dan melakukan upaya pencegahan perlu melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) penelitian ini dilakukan di SMAN 7 Pekanbaru dengan jumlah responden 70 siswi dilaksanakan pada tanggal 08-16 juli 2024 dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasy Eksperimen dengan menggunakan rancangan pretest-postest dari penelitian tersebut didapatkan hasil remaja yang melakukan Pre-Test Pendidikan Kesehatan Perilaku pencegahan kanker payudara kategori kurang sebanyak 40 orang (57,1%), berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa remaja yang melakukan Post-Test Pendidikan Kesehatan perilaku pencegahan kanker payudara kategori Cukup sebanyak 45 orang (64.3%), Dari hasil penelitian yang dilakukan kepada responden yang berjumlah sebanyak 70 orang menggunakan uji Paired Sample T- Test, didapatkan hasil rata p value 0,000 yang artinya P<0,05, maka pada Perilaku Pencegahan terhadap Kanker Payudara pada remaja di SMA 7 Pekanbaru.
Adolescence is a period where the transition from childhood to adulthood occurs. During adolescence, physical development occurs which is characterized by an increase in height and weight. In female adolescents, physical development occurs such as the development of genital organs and breast development. Seeing the incidence of breast cancer in adolescents, of course understanding, implementing early detection of breast cancer and making preventive efforts requires carrying out breast self-examination (BSE). The aim of this research is seeing the incidence of breast cancer in adolescents, implementing early detection of breast cancer and making efforts prevention of the need to carry out breast self-examination (BSE). This research was conducted at SMAN 7 Pekanbaru with a total of 70 female students as respondents. It was carried out on 08-16 July 2024 using quantitative research with a Quasy Experiment design using a pretest-posttest design. 40 people (57.1%) carried out the Pre-Test on Health Education Behaviors to preventbreast cancer in the less than sufficient category. The results of research conducted on 70 respondents using the Paired Sample T-Test, obtained an averagep value of 0.000, which means P<0.05, then the Prevention Behavior towards Breast Cancer among teenagers at SMA 7 Pekanbaru.