Efektivitas Edukasi Website Lentera Remaja Tentang LGBT (Lesbian, Gay, Bisexsual, Transgender) Terhadap Pengetahuan Pada Remaja Di SMPN 16 Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah membawa perubahan dalam cara remaja mengakses informasi, termasuk isu-isu sosial seperti LGBT (Lesbian, Gay, Bisexsual, dan Transgender). Berdasarkan survei pendahuluan di SMPN 16 Pekanbaru, diketahui bahwa sekitar 60% siswa belum memahami konsep LGBT (Lesbian, Gay, Bisexsual, Transgender) secara menyeluruh. Kurangnya pemahaman ini dapat menimbulkan stigma dan diskriminasi di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi melalui website Lentera Remaja dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai LGBT (Lesbian, Gay, Bisexsual, Transgender) di SMPN 16 Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain One Group Pretest-Posttest dengan sampel sebanyak 54 responden yang dipilih secara proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (64,8%), sedangkan setelah diberikan edukasi melalui website, seluruh responden (100%) menunjukkan peningkatan ke tingkat pengetahuan baik. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p < 0,001 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi melalui website Lentera Remaja efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai LGBT. Peneliti menyarankan agar edukasi dengan media digital seperti website dapat dikembangkan dengan durasi dan frekuensi yang lebih panjang serta digunakan secara berkelanjutan sebagai media promosi kesehatan remaja.
The rapid development of information technology has significantly changed the way adolescents access information, including social issues such as LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender). A preliminary survey at SMPN 16 Pekanbaru showed that approximately 60% of students did not fully understand the concept of LGBT. This lack of proper understanding may lead to stigma and discrimination among adolescents. This study aimed to determine the effectiveness of education using the Lentera Remaja website in improving adolescent knowledge about LGBT at SMPN 16 Pekanbaru. The study employed a one-group pretest- posttest design involving 54 respondents selected through proportional stratified random sampling. The research instrument was a structured questionnaire used to assess knowledge levels before and after the educational intervention. The results showed that prior to the intervention, the majority of respondents (64.8%) had low levels of knowledge, whereas after the website- based education, all respondents (100%) achieved good knowledge levels. The paired sample t-test analysis revealed a significant difference in knowledge levels before and after the intervention (p < 0.001). It can be concluded that education delivered through the Lentera Remaja website is effective in increasing adolescents’ knowledge regarding LGBT. It is recommended that digital education through website-based platforms be further developed with longer duration and more frequent sessions, and be utilized as a sustainable adolescent health promotion strategy.