Efektivitas Media E – Booklet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Tentang Anemia Di SMP Negeri 6 Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh remaja putri, terutama akibat kurangnya pengetahuan dan sikap terhadap gizi yang tepat. Salah satu media yang dinilai efektif dalam menyampaikan edukasi kesehatan adalah e-booklet, karena bersifat visual, interaktif, dan mudah diakses oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia sebelum dan sesudah diberikan intervensi e-booklet, serta untuk mengetahui efektivitas intervensi tersebut dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap mereka. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental one group pretest-posttest. Jumlah sampel sebanyak 85 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 43,6 menjadi 74,1 dan sikap dari 61,3 menjadi 83,4. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 pada kedua variabel, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi e- booklet. Intervensi berupa media e-booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia. Oleh karena itu, media ini direkomendasikan sebagai salah satu strategi edukatif dalam upaya pencegahan anemia pada remaja.
Anemia is a health problem that is often experienced by adolescent girls, especially due to a lack of knowledge and attitudes towards proper nutrition. One of the media that is considered effective in delivering health education is e-booklets, because they are visual, interactive, and easily accessible to adolescents. This study aims to determine the level of knowledge and attitudes of adolescent girls about anemia before and after being given an e-booklet intervention, as well as to determine the effectiveness of the intervention in improving their knowledge and attitudes. This study used a quantitative design with a pre-experimental one group pretest-posttest approach. The sample size was 85 adolescent girls selected using a total sampling technique. The research instrument was a knowledge and attitude questionnaire. Data were analyzed using the wilcoxon test. The results showed that there was an increase in the average value of knowledge from 43.6 to 74.1 and attitudes from 61.3 to 83.4. The wilcoxon test showed a p-value of 0.000 for both variables, which means there was a significant difference between before and after the e- booklet intervention. The e-booklet intervention was effective in improving adolescent girls' knowledge and attitudes about anemia. Therefore, this medium is recommended as an educational strategy for preventing anemia in adolescents.