Efektivitas Multimedia Kesehatan Edukasi Melalui PlatfromIndonesia Jaya (PIJAY) Pada Lansia Hipertensi Di Panti Sosial Khusnul Khotimah Pekanbaru.
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
pertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang sering dialami oleh lanjut usia (lansia), yang jika tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan multimedia edukasi kesehatan melalui Platform Indonesia Jaya (PIJAY) dalam meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pengelolaan hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul Khotimah Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi-eksperimen (pre-test dan post-test pada satu kelompok tanpa kontrol), melibatkan 27 responden lansia. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan lansia sebelum dan sesudah diberikan intervensi edukasi melalui platform PIJAY. Hasil analisis univariat menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata post-test dibanding pre-test. Namun, uji shapirowilk menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p > 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan platform PIJAY belum efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia mengenai hipertensi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan fitur interaktif tambahan dan integrasi dengan perangkat monitoring kesehatan untuk meningkatkan efektivitas edukasi digital di masa mendatang.
Hypertension is one of the major health problems commonly experienced by the elderly, which, if not properly managed, can lead to serious complications. This study aimed to determine the effectiveness of multimedia-based health education through the Indonesia Jaya Platform (PIJAY) in improving the knowledge of elderly individuals regarding hypertension management at the Tresna Werdha Khusnul Khotimah Social Institution in Pekanbaru. This research employed a quantitative method with a quasi-experimental design (one-group pre-test and post-test without a control group), involving 27 elderly respondents. Data collection instruments consisted of structured questionnaires to assess the level of knowledge before and after the educational intervention delivered via the PIJAY platform. The univariate analysis showed an increase in the average post-test scores compared to the pre-test. However, the shapirowilk test revealed no statistically significant difference (p > 0.05), indicating that the PIJAY platform was not effective in significantly improving knowledge among the elderly regarding hypertension. This study recommends further development of interactive features and integration with health monitoring tools to enhance the effectiveness of digital health education in the future.