Efektivitas Pemberian Mainan Edukatif (Puzzle) Terhadap Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Di Tk Al Mujahidin Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Perkembangan kognitif adalah proses dimana individu dapat meningkatkan kemampuan dalam menggunakan pengetahuannya. Pembelajaran kognitif anak usia dini meliputi pengenalan lingkungan alam yang ada disekitar anak. Dalam mendidik anak usia dini guru harus pandai memilih alat permainan edukatif yang dibutuhkan dan paling tepat menjadi sarana pembelajaran, salah satunya yaitu alat permainan edukatif puzzle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan edukatif puzzle terhadap peningkatan kognitif pada anak usia pra sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 orang anak yang diambil melalui teknik proportional stratified random sampling pada bulan Mei 2024. Alat ukur yang digunakan adalah kusioner kemampuan kognitif (puzzle) yang menggunakan uji wilcoxon. Hasil rata-rata kognitif sebelum diberikan terapi permainan edukatif (puzzle) pada anak usia dini di Tk Al Mujahidin sebanyak 2,54 dengan std. deviation 0,691 dan sesudah diberikan terapi sebanyak 3,84 dengan std. deviation 0,374. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi permainan edukasi dengan puzzle berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan kognitif anak usia dini.
Cognitive development is a process where individuals enhance their ability to utilize knowledge. Early childhood cognitive learning includes recognizing the natural environment around children. In educating young children, teachers must adeptly choose the necessary and most appropriate educational tools, one of which is the educational toy puzzle. This study aims to determine the effectiveness of educational puzzle games in improving cognitive abilities in preschool-aged children. The research method used is descriptive correlation with a cross- sectional approach. The sample consisted of 37 children selected through proportional stratified random sampling in May 2024. The measurement tool used was a cognitive ability questionnaire (puzzle) using the Wilcoxon test. The average cognitive score before receiving educational puzzle therapy in early childhood at TK Al Mujahidin was 2.54 with a standard deviation of 0.691, and after therapy, it was 3.84 with a standard deviation of 0.374. The results indicate that educational puzzle therapy significantly influences the improvement of early childhood cognitive abilities.