Efektivitas Penggunaan Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Trimester III Tentang Asi Eksklusif Di Puskesmas Langsat Sukajadi
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan asupan terbaik bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupan, yang berperan penting dalam menunjang tumbuh kembang optimal dan menurunkan angka kesakitan maupun kematian bayi. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan sikap ibu terhadap praktik menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang ASI eksklusif. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test design, melibatkan 26 ibu hamil trimester III yang dipilih dengan teknik purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, pengetahuan ibu hamil sebagian besar berada pada kategori kurang, yaitu 17 responden (65.4%)Setelah diberikan edukasi menggunakan media video, terjadi peningkatan signifikan di mana pengetahuan kategori baik naik menjadi 20 responden (76.9%). Dari aspek sikap, sebelum intervensi, sikap negatif lebih dominan yaitu 18 responden (69.2%). Setelah intervensi, sikap positif meningkat menjadi 20 responden (76.9%).Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang ASI eksklusif. Penelitian ini merekomendasikan agar media video dijadikan strategi dalam promosi kesehatan bagi mahasiswa Institut Kesehatan Payung Negeri guna meningkatkan cakupan ASI eksklusif di masyarakat.
Exclusive breastfeeding (EBF) is the best intake for infants during the first six months of life, playing an important role in supporting optimal growth and development while reducing infant morbidity and mortality rates. However, the coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia remains low, partly due to mothers’ limited knowledge and attitudes toward breastfeeding practices. This study aimed to determine the effect of providing education using video media on the knowledge and attitudes of pregnant women about exclusive breastfeeding.The study employed a quasi-experimental design with a one-group pre-test post-test approach, involving 26 third-trimester pregnant women selected through purposive sampling. The results showed that before the intervention, most respondents had low knowledge, with 17 participants (65.4%) categorized as having poor knowledge. After receiving education through video media, there was a significant increase, with 20 respondents (76.9%) categorized as having good knowledge. In terms of attitude, before the intervention, negative attitudes were more dominant with 18 respondents (69.2%), whereas after the intervention, positive attitudes increased to 20 respondents (76.9%).The Wilcoxon Signed Rank Test indicated a p-value of 0.001 (p < 0.05), meaning that there was a significant effect of video-based education on improving the knowledge and attitudes of pregnant women regarding exclusive breastfeeding. This study recommends that video media be used as a health promotion strategy for students at the Payung Negeri Health Institute to increase exclusive breastfeeding coverage in the community.