Efektivitas Video Edukasi Pada Ibu Hamil Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kehamilan Risiko Tinggi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Kampar
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi dan salah satu faktor penyebab utamanya adalah kehamilan risiko tinggi. Minimnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan sering kali memperburuk kondisi sehingga berujung pada komplikasi. Upaya edukasi melalui media audiovisual diyakini mampu meningkatkan pemahaman ibu secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas video edukasi terhadap pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Tambang Kampar. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 95 ibu hamil yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan intervensi berupa video edukasi tentang kehamilan risiko tinggi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan video edukasi. Rata-rata skor pengetahuan sebelum intervensi sebesar 50,81 meningkat menjadi 88,16 setelah intervensi, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hal ini membuktikan bahwa video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan risiko tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah video edukasi terbukti efektif sebagai media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Disarankan agar tenaga kesehatan, khususnya bidan, memanfaatkan media audiovisual secara berkelanjutan dalam memberikan penyuluhan guna mendukung upaya penurunan angka kesakitan dan kematian ibu.
Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia remains relatively high, and one of the main contributing factors is high-risk pregnancy. Limited knowledge among pregnant women regarding danger signs of pregnancy often worsens conditions and leads to complications. Educational efforts through audiovisual media are believed to effectively improve maternal understanding. This study aimed to determine the effectiveness of educational videos on pregnant women’s knowledge of high-risk pregnancy in the working area of Puskesmas Tambang, Kampar. This research employed a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The study sample consisted of 95 pregnant women, selected using Slovin’s formula. The research instruments included a knowledge questionnaire and an educational video intervention on high-risk pregnancy. Data were analyzed using univariate and bivariate methods with the Wilcoxon test. The results showed a significant improvement in pregnant women’s knowledge after receiving the educational video. The average knowledge score before the intervention was 50,81, which increased to 88,16 after the intervention, with a p- value of 0.000 (p < 0.05). These findings demonstrate that educational videos are effective in improving pregnant women’s knowledge of high-risk pregnancy. In conclusion, educational videos are proven to be an effective medium for health promotion to enhance maternal knowledge. It is recommended that health workers, particularly midwives, utilize audiovisual media continuously in providing counseling to support efforts in reducing maternal morbidity and mortality.