Efektivitas Video Edukasi Sadari Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Kanker payudara di Indonesia termasuk kanker paling banyak ditemukan pada perempuan dengan proporsi 30,8 persen dari total kasus kanker lainnya, yakni terdapat 65.858 kasus baru Salah satu cara yang paling efektif yang dapat dilakukan untuk mendeteksi dini kanker payudara adalah dengan melakukan pemeriksaan (SADARI). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penyuluhan kesehatan tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) menggunakan media video untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri di SMA Negeri 2 Pekanbaru. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswi kelas 11 di SMA Negeri 2 Pekanbaru sebanyak 66 orang yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Didapatkan bahwa mean pengetahuan siswi sebelum diberikan penyuluhan kesehatan menggunakan video edukasi SADARI yaitu (41,36) dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan menggunakan video edukasi SADARI yaitu (83,94). Hasil penelitian ini di dapatkan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) 0,000 < dari tingkat 5% (0,05) maka di ketahui Ho ditolak yaitu ada efektifitas video edukasi terhadap pengetahuan pada remaja di SMA Negeri 2 Pekanbaru. Saran untuk sekolah SMA Negeri 2 Pekanbaru bisa menggunakan media video sebagai bahan ajaran terkait masalah kesehatan payudara agar meningkatkan pengetahuan pada anak usia produktif.
Breast cancer in Indonesia is one of the most common cancers found in women with a proportion of 30.8 percent of the total cases of other cancers, namely 65,858 new cases. One of the most effective ways to detect breast cancer early is to carry out an examination (BSE). The aim of this research is to determine the effectiveness of health education regarding Breast Self-Examination (BSE) using video media to increase the knowledge of young women at SMA Negeri 2 Pekanbaru. This research design uses a quasi-experimental design with a one group pretest-posttest design. The sample in this study was 66 grade 11 female students at SMA Negeri 2 Pekanbaru who were taken using a simple random sampling technique. Data collection was carried out using questionnaires and analysis using the Wilcoxon test. It was found that the mean knowledge of female students before being given health education using the BSE educational video was (41.36) and after being given health education using the BSE educational video was (83.94). The results of this research were Asymp results. Sig. (2-tailed) 0.000 < from the 5% (0.05) level, then it is known that Ho is rejected, namely that there is the effectiveness of educational videos on knowledge among teenagers at SMA Negeri 2 Pekanbaru. Suggestions for SMA Negeri 2 Pekanbaru schools can use video media as teaching material related to breast health issues in order to increase knowledge in children of productive age.