Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Lansia Dalam Melakukan Vaksin Covid-19 Di Kecamatan Kampar Kiri Tengah
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
ABSTRAK Vaksinasi pada lansia sangat memerlukan dukungan keluarga dan orang terdekat untuk melakukan vaksin Covid-19. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi lansia untuk melakukan vaksin antara lain: dukungan keluarga, pengetahuan, dan berita hoax. Pada kondisi pandemi berbagai macam masalah psikologis yang muncul pada lansia salah satunya adalah kecemasan yang berdampak pada penurunan aktivitas fisik dan status fungsional bahkan beresiko kematian. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan lansia dalam melakukan vaksin Covid-19 di Kecamatan Kampar Kiri Tengah. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan dipuskesmas Kecamatan Kampar Kiri Tengah. Sampel dalam penelitian ini 80 orang lansia. Hasil uji statistik Chi square diperoleh nilai p value yaitu 0,109 dan nilai signifikan lebih kecil dari 5% (p=0,109 > 0,05) maka H0 diterima. Penelitian ini merekomendasikan agar melakukan penelitian dengan observasi dahulu kepada responden guna untuk melihat secara langsung masyarakat yang belum melakukan vaksin Covid-19.
ABSTRACT Vaccination in the elderly really needs the support of family and closest people to carry out the Covid-19 vaccine. Many factors influence the elderly to vaccinate, including: family support, knowledge, and hoax news. In pandemic conditions various kinds of psychological problems that arise in the elderly, one of which is anxiety which has an impact on decreasing physical activity and functional status and even risking death. The general purpose of this study was to determine the factors related to the anxiety of the elderly in carrying out the Covid-19 vaccine in Kampar Kiri Tengah District. This type of research is quantitative with a cross sectional approach. The sampling method used total sampling technique. This research was conducted at the Puskesmas, Kampar Kiri Tengah District. The sample in this study was 80 elderly people. The results of the Chi square statistical test obtained a p value of 0.109 and a significant value less than 5% (p = 0.109 > 0.05) then H0 is accepted. This study recommends conducting research by observing the respondents first in order to see directly the people who have not done the Covid-19 vaccine.