Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (msds) Pada Pekerja Laundry Di Kecamatan Sungai Apit Tahun 2021
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Musculoskeletal Disorders (MSDs) didefinisikan sebagai keluhan pada bagian otot skeletal yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan yang sangat ringan sampai yang sangat sakit. Proses pekerjaan Laundry mempunyai resiko menderita Musculoskeletal Disorder (MSDs) terdapat beberapa faktor yaitu Jenis kelamin, umur, masa kerja, lama kerja, beban kerja, indeks masa tubuh, posisi kerja dan waktu kerja. Berdasarkan survei dari 10 pekerja, 100?ri pekerja mengalami Musculoskeletal Disorders (MSDs). Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui foktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan maret 2021. di Laundry Kecamatan Sungai Apit dengan populasi 35 responden dan 35 responden dijadikan sampel. Alat ukur penelitian adalah kuesioner. Selanjutnya dianalisis univariat dan bivariat menggunkan uji chi square dan odds ratio. Hasil penelitain menunjukan faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) adalah jenis kelamin (P value = 0,039 < ? 0,05), umur (P value = 0,018 < ? 0,05), masa kerja (P value = 0,007). Sedangkan yang tidak berhubungan dengan stres kerja adalah lama kerja,beban kerja, indeks masa tubuh, posisi kerja dan waktu kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) ialah jenis kelamin, umur dan masa kerja. Disarankan kepada pekerja laundry bahwa yang berjenis kelamin perempuan, umur yang berisiko 35 keatas dan masa kerja > 5 tahun untuk memperhatikan pekerjaannya agar terhindar dari Musculoskeletal Disorders (MSDs). Kata Kunci: Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs), Jenis Kelamin, Umur, Masa kerja