Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapan Wanita Menghadapi Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Menopause merupakan proses alami yang akan dialami setiap wanita dan membutuhkan kesiapan untuk menghadapinya. Ketidaksiapan dapat memberikan dampak pada kualitas hidup seperti kesulitan beradaptasi terhadap perubahan yang mengarah pada penurunan fisik, kecemasan, stres, depresi, serta krisis spiritual seperti kehilangan arah hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor- faktor yang berhubungan dengan kesiapan wanita menghadapi menopause di Puskesmas Payung Sekaki. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain korelasi dan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan dari bulan Agustus 2024 hingga Februari 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita premenopause dengan batasan usia 40-45 tahun. Jumlah sampel dalam penelitian berjumlah 87 orang yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar ceklis serta kuesioner pengetahuan, kesiapan dan spiritualitas (Spiritual Well-Being Scale/SWBS), yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari separuh responden siap menghadapi menopause sebanyak 49 orang (56,3%). Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat kesehatan (p=0,000; OR=8,853), pengetahuan (p=0,003; OR=4,286), dan spiritualitas (p=0,020; OR=5,476) terhadap kesiapan wanita menghadapi menopause. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi tenaga kesehatan untuk melakukan promosi kesehatan bagi wanita dalam memahami pentingnya menjaga kesehatan menjelang menopause.
Menopause is a natural process that every woman will experience and requires preparedness to face it. Lack of preparedness can impact the quality of life, such as difficulties in adapting to changes that lead to physical decline, anxiety, stress, depression, and spiritual crises, including loss of life direction. This study aims to analyze the factors associated with women's preparedness for menopause at Payung Sekaki Public Health Center. The research is quantitative with a correlational design and uses a cross-sectional approach. The study was conducted from August 2024 to February 2025. The population in this study consists of premenopausal women aged 40-45 years. The total sample consists of 87 participants, selected using the consecutive sampling technique. The research instruments include a checklist and questionnaires on knowledge, preparedness, and spirituality (Spiritual Well-Being Scale/SWBS), which have been tested for validity and reliability. Data were analyzed using the Chi-Square statistical test. The study results showed that more than half of the respondents (49 women or 56.3%) were prepared for menopause. The findings indicated a significant relationship between health history (p=0.000; OR=8.853), knowledge (p=0.003; OR=4.286), and spirituality (p=0.020; OR=5.476) with women's preparedness for menopause. This study is expected to serve as input for healthcare professionals to promote women's health awareness in understanding the importance of maintaining health before menopause.