Skripsi (S1)

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Low Back Pain (Lbp) Pada Penjahit Di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan

person Fhani Marlita Pitri
calendar_today 2025
school S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Institutional Metadata

Student ID 21401001
Study Program S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Faculty Fakultas Kesehatan & Informatika
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Roza Asnel, M.Kes
Upload Date 13 August 2026
Keywords
Nyeri punggung bawah Penjahit

Abstract

Nyeri punggung bawah (Low Back Pain/LBP) merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, memberikan kontribusi besar terhadap beban disabilitas. Prevalensi LBP di Indonesia bervariasi, dan survei pendahuluan menunjukkan bahwa 70% penjahit di Kota Pekanbaru mengalami keluhan LBP . Kondisi ini sering diabaikan namun dapat berkembang menjadi kronis, mengurangi kapasitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Low Back Pain (LBP) pada penjahit di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 60 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data di anallisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan anatara usia (p=0,281), lama kerja (p=0,135) dan jenis kelamin (0,552) dengan kejadian Low Back Pain (LBP). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja (p=0,000) dengan kejadian Low Back Pain (LBP). Berdasarkan hasil ini, faktor usia, jenis kelamin dan lama kerja mengindikasikan bahwa akumulasi paparan beban kerja statis dan berulang selama periode masa kerja yang panjang merupakan faktor utama LBP pada kelompok pekerja penjahit. Kata Kunci : Nyeri punggung bawah, Penjahit. Daftar Pustaka: 57 (2019-2025)

Low back pain (LBP) is a significant global health issue, contributing greatly to the burden of disability. The prevalence of LBP in Indonesia varies, and preliminary surveys indicate that 70% of tailors in Pekanbaru City experience LBP complaints. This condition is often overlooked but can become chronic, reducing work capacity. This study aims to identify factors associated with the occurrence of Low Back Pain (LBP) among tailors in Tanah Putih Tanjung Melawan District in 2025. The study employs a quantitative analytical design with a cross-sectional approach, involving 60 respondents selected using purposive sampling. Data were analysed using the Chi-Square test. The results showed no significant association between age (p=0.281), duration of employment (p=0.135), and gender (p=0.552) with the occurrence of Low Back Pain (LBP). However, there was a significant association between duration of employment (p=0.000) and the occurrence of Low Back Pain (LBP). Based on these results, age, gender, and length of employment indicate that the accumulation of exposure to static and repetitive workloads over a long period of employment is the primary factor contributing to LBP among garment workers. Keywords : Low Back Pain (LBP), Garment Workers. References : 57 (2019-2025)

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download
lock

Restricted Access

folder_zip
Chapter 1 Restricted to Registered Scholars
login Login to download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Kesehatan & Informatika

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Low Back Pain (Lbp) Pada Penjahit Di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan

Fhani Marlita Pitri
contact_support