Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini Di Rumah Sakit Permata Hati Duri
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Menyusui sebaiknya dimulai sejak kelahiran bayi atau yang disebut dengan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang merupakan praktik penting dalam perawatan bayi yang baru lahir. Bayi yang tidak diberikan IMD sesuai dengan yang dianjurkan akan berdampak pada semakin tingginya AKB di Indonesia dan juga berdampak kepada keberhasilan ASI eksklusif. jumlah ibu yang melahirkan selama tahun 2023 sebanyak 1346 orang. Pada bulan Februari 2024 jumlah ibu yang melahirkan sebanyak 104 bayi lahir, terdapat 81 bayi atau sebanyak 80,7% yang melakukan IMD dan masih ada sekitar 22.1% yang tidak melakukan IMD ini di karenakan masih ada presepsi ibu yang keliru Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang Mempengaruhi Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini di Rumah Sakit Permata Hati Duri. Jenis penelitian kuantitatif, dan desain cross sectional. Populasi adalah ibu bersalin dan sampel sebanyak 78 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji gamma. Hasil univariat didapatkan mayoritas pendidikan responden dalam kategori tinggi sebanyak 69,2%, dukungan keluarga dalam kategori kurang sebanyak 75,6%, motivasi dalam kategori baik sebanyak 62,8%, dan pemberian IMD mayoritas responden dalam kategori tidak setuju sebanyak 59,0%. Hasil bivariat ada pengaruh pendidikan, dukungan keluarga dan motivasi dengan pelaksanaan IMD pada ibu bersalin di Rumah Sakit Permata Hati Duri. Diharapkan bagi Rumah Sakit dapat meningkatkan pelayanan khususnya pada asuhan persalinan untuk meningkatkan motivasi ibu dalam memberikan IMD
Breastfeeding should start from the birth of the baby or what is called Early Breastfeeding Initiation (IMD) which is an important practice in caring for newborn babies. Babies who are not given IMD as recommended will have an impact on the higher IMR in Indonesia and will also impact the success of exclusive breastfeeding. The number of mothers giving birth during 2023 will be 1346 people. In February 2024 the number of mothers who gave birth was 104 babies, there were 81 babies or 80.7% who had IMD and there were still around 22.1% who did not do IMD because there were still wrong maternal perceptions. This research aims to find out the factors-factors that Influence the Implementation of Early Breastfeeding Initiation at Permata Hati Duri Hospital. Quantitative research type, and cross sectional design. The population is mothers gave birth and the sample was 78 people. The research instrument used a questionnaire. Data analysis was carried out univariate and bivariate with the gamma test. Univariate results showed that the majority of respondents' education was in the high category at 69.2%, family support was in the poor category at 75.6%, motivation was in the good category at 62.8%, and the majority of respondents in the disagree category were given IMD at 59.0%. Bivariate results show the influence of education, family support and motivation on the implementation of IMD among mothers giving birth at Permata Hati Duri Hospital. It is hoped that hospitals can improve services, especially in childbirth care, to increase mothers' motivation in providing IMD