Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Low Back Pain Pada Supir Travel Di Kota Pekanbaru Pada Tahun 2025
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Low back pain atau nyeri punggung bawah meupakan gejala yang dapat disebabkan oleh berbagai abnormalitas, nyeri ini seringkali disertai dengan nyeri pada salah satu maupun kedua kaki dan berkaitan dengan gejala neurologis pada ekstremitas inferior. Berdasarkan survei pendahuluan yang telah dilakukan pada supir travel di kota pekanbaru tentang low back pain pada pekerja yang berjumlah 10 orang, 8 orang mengalami low back pain dan 2 orang yang tidak mengalami low back pain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan low back pain. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di PT. KITT (Kuantan Ihsan Travel Tembilahan), CV. Duta Karya Inhil, dan PT. Winda Travel Express menggunakan tehnik total sampling yaitu seluruh populasi yang berjumlah 40 orang responden. Alat ukur penelitian ini adalah kuesioner. Selanjutnya dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan faktor usia (P value = 0.007 < 0.05), Lama kerja (P value = 0.113 < 0.05), dan Masa kerja (P value = 0.003 < 0.05) berhubungan dengan kejadian low back pain dengan P value < α 0.05. Sedangkan faktor Pendidikan (P value = 0.074 >0.05) dan Riwayat penyakit (P value = 0.154 > 0.05) tidak berhubungan dengan kejadian low back pain. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah faktor yang berhubungan dengan low back pain iyalah Usia, Lama kerja dan Masa kerja. Disarankan kepada supir travel usia yang berisiko ≥ 35 tahun, lama kerja beriko jika ≥ 8 jam, dan masa kerja yang berisiko jika ≥ 5 Tahun agar memperhatikan waktu istirahat, melakukan peregangan dan olahraga, memperhatikan nutrisi, pola makan dan mengonsumsi air putih. Kata kunci : low back pain, usia,lama kerja,masa kerja Daftar Pustaka: 48
Low back pain is a symptom that can be caused by various abnormalities. This pain is often accompanied by pain in one or both legs and is associated with neurological symptoms in the lower extremities. Based on a preliminary survey conducted on 10 travel drivers in Pekanbaru City regarding low back pain in workers, 8 people experienced low back pain and 2 people did not experience low back pain. This study aims to determine the factors associated with low back pain. This type of research is quantitative research using a cross-sectional approach. This study was conducted at PT. KITT (Kuantan Ihsan Travel Tembilahan), CV. Duta Karya Inhil, and PT. Winda Travel Express using a total sampling technique, namely the entire population of 40 respondents. The measuring instrument for this study was a questionnaire. Furthermore, univariate and bivariate analysis used the chi-square test. The results of the study showed that age factors (P value = 0.007 < 0.05), Length of work (P value = 0.113< 0.05), and length of work (P value = 0.003<0.05) were related to the incidence of low back pain with P value < 0.05. While the Education factor (P value = 0.074 > 0.05) and History of disease (P value = 0.154 >0.05) were not related to the incidence of low back pain. The conclusion in this study is that the factors related to low back pain are Age, Length of work and Length of work. It is recommended to travel drivers aged 35 years who are at risk, long work is at risk if 28 hours, and a risky work period if ≥ 5 years to pay attention to rest time, do stretching and exercise, pay attention to nutrition, diet and drink water. Keywords : low back pain, long working life, working hours Bibliography: 48