Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Merokok Pada Remaja di SMKN 02 Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Merokok adalah suatu kegiatan membakar dan menghisap gulungan tembakau yang dibungkus dengan daun lontar atau kertas yang kemudian asapnya dimasukkan ke dalam tubuh dan dihembuskan kembali. Menghirup asap berarti menghirup setidaknya 60% gas dan uap yang dihasilkan oleh asap rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku merokok remaja di SMKN 02 di Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 133, siswa dengan sampel 57 sampel yang dipilih dengan menggunakan pendekatan purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 responden yang merokok dan yang tidak merokok 42. Berdasarkan hasil analisis uji statistik diketahui bahwa variabel yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja adalah pengetahuan (p = 0,030), sikap (p = 0,027) , tindakan (p = 0,023). , alasan psikologis (p value = 0,047), sarana dan prasarana (p = 0,041), pengaruh lingkungan sosial (p = 0,017). Dengan demikian terdapat hubungan yang signifikan antara faktor predisposisi (pengetahuan, sikap, tindakan, dan alasan psikologis), faktor pendukung (sarana dan prasarana) dan faktor penguat (pengaruh lingkungan sosial) dengan perilaku merokok pada remaja di SMKN 02 di Pekanbaru
Smoking is an activity of making and sucing tobacco rolls wrapped in plam leaves or paper, then the smoke is put into the body and vapor produced by cigarette smoke. This study aims to detemine what factors are related to adolescent amoking behavior at SMKN 02 Pekanbaru. This type of research in quantitative, with a cross-soctional approach. The population was 133 students with a sampke of 57 samples selected using a porpusive sampling approach. Bivariate analysis using the chi square statistical test. The results showed that 15 respondents smoked and 42 did not smoke. Based on the results of the statistical test analysis, it is knowthat the variablesrelated to smoking behaviorin adolescents are knowledge (p = 0.030), attitudes (p = 0.027), actions(p = 0,023), psychological reasons ( p value = 0,047), facilities and infrastructure (p = 0,041), and the influence of the social environment (p = 0,017). Thus, there is a significant relationship between predisposing factors (knowledge,attitudes, actions, and psychological reansons), supporting factors (facilities and infrastructure) and reinforcing factors (influence of the social environment) whit smoking behavior in adolescents at SMKN 02in Pekanbaru