Skripsi (S1)

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Risiko Gangguan Pendengaran Pada Pekerja Operator Alat Spinning Di PT. Kunango Jantan

person Ghina Emilia
calendar_today 2025
school S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Institutional Metadata

Student ID 21401016
Study Program S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Faculty Fakultas Kesehatan & Informatika
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Roza Asnel, M.Kes
Upload Date 13 August 2026
Keywords
Gangguan pendengaran Kebisingan Lama paparan Alat Pelindung Telinga

Abstract

Gangguan pendengaran akibat gangguan merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sering terjadi di lingkungan industri, termasuk pada pekerja operator alat spinning di PT. Kunango Jantan. Paparan suara bising yang melebihi ambang batas dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sistem pendengaran dan menurunkan kualitas hidup serta produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi risiko gangguan pendengaran, meliputi intensitas gangguan, lama paparan, dan penggunaan alat pelindung telg inga (APT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dan melibatkan 57 responden. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, serta pengukuran gangguan menggunakan alat Digital Multimeter – MS8229. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 57,9% responden tidak mengalami gangguan pendengaran, intesnitas kebisingan 61,4% NAB ≤ 85 dB, Lama paparan 61,4% ≤ 8 jam / hari, dan59,6 tidak menggunakan APT. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas kebisingan dengan risiko gangguan pendengaran (p= 0,46), lama paparan (p=0,89), dan penggunaan APT (p=0,10) dengan risiko gangguan pendengaran. Meskipun secara statistik tidak signifikan, terdapat kecenderungan meningkatnya risiko gangguan pendengaran pada pekerja yang paparan gangguan tinggi, bekerja dalam durasi lama, dan tidak menggunakan APT secara konsisten. Kata Kunci: Gangguan pendengaran, Kebisingan, Lama paparan, Alat Pelindung Telinga, alat spinning

Hearing loss due to interference is one of the occupational health problems that often occurs in industrial environments, including in spinning equipment operators at PT. Kunan-go Jantan. Expo-sure to noise that exceeds the threshold can cause permanent damage to the hearing system and reduce quality of life and work productivity. This study aims to analyze the factors that influence the risk of hearing loss, including the intensity of the interference, the duration of exposure, and the use of hearing protection equipment (APT). This study used a quantitative approach with a cross-sec-tional design and involved 57 respondents. Data were collected through observation, question-naires, and measurement of interference using a Digital Multimeter – MS8229. The results of the univariate analysis showed that 57.9% of respondents did not experience hearing loss, 61.4% of noise intensity NAB ≤ 85 dB, 61.4% of exposure duration ≤ 8 hours / day, and 59.6 did not use APT. The results showed no significant relationship between noise intensity and the risk of hearing loss (p=0.46), duration of exposure (p=0.89), and use of hearing aids (p=0.10). Although not statisti-cally significant, there was a tendency for an increased risk of hearing loss in workers with high noise exposure, long-term work, and inconsistent use of hearing aids. Keywords: Hearing loss, Noise, Exposure time, Ear protection, spinning tool

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download
lock

Restricted Access

folder_zip
Chapter 1 Restricted to Registered Scholars
login Login to download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Kesehatan & Informatika

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Risiko Gangguan Pendengaran Pada Pekerja Operator Alat Spinning Di PT. Kunango Jantan

Ghina Emilia
contact_support