Skripsi (S1)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI BALITA USIA 12-59 BULAN DI PUSKESMAS REJOSARI KOTA PEKANBARU

person YOZA OTAZIA
calendar_today 2026
school S1 Kebidanan

Institutional Metadata

Student ID 22601053
Study Program
S1 Kebidanan
Faculty Fakultas Kebidanan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Rika Sri Wahyuni, SST.
Upload Date 30 September 2026
Keywords
Status gizi, balita, pola makan, pengetahuan ibu, pendapatan keluarga

Abstract

Status gizi balita merupakan faktor penting dalam mengevaluasi kesehatan mereka. Status gizi yang buruk dapat meningkatkan risiko penyakit menular serta masalah pertumbuhan dan perkembangan, sedangkan status gizi yang baik membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan balita. Status gizi balita dapat dikaitkan dengan sejumlah faktor, seperti pendapatan rumah tangga, keahlian ibu, dan kebiasaan makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi gizi balita usia 12–59 bulan di Puskesmas Rejosari, Kota Pekanbaru, berhubungan dengan kebiasaan makan, pengetahuan ibu, dan pendapatan keluarga. Penelitian ini menggunakan metodologi cross-sectional dan desain kuantitatif. Pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) digunakan untuk memilih sampel sebanyak 67 responden untuk penelitian ini, yang dilakukan di Puskesmas Rejosari, Kota Pekanbaru. Pengukuran antropometri digunakan untuk menentukan kesehatan gizi balita, sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk meneliti kebiasaan makan, pengetahuan ibu, dan pendapatan keluarga. Baik teknik univariat maupun bivariat digunakan untuk menganalisis data. Uji Eksak Fisher-Freeman-Halton digunakan dalam analisis bivariat, dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Mayoritas balita memiliki status gizi yang sesuai (29 balita, 43,3%), pola makan tidak teratur (35 balita, 52,2%), ibu dengan pengetahuan yang baik (36 individu, 53,8%), dan keluarga berpenghasilan tinggi (35 individu, 52,3%), menurut hasil analisis univariat. Dengan nilai p 0,031 (<0,05), temuan analisis bivariat menunjukkan korelasi yang kuat antara kebiasaan makan balita dan status gizi. Sebaliknya, tidak ada korelasi signifikan antara pendapatan keluarga dan status gizi balita (nilai p = 0,758 (> 0,05)) dan antara pengetahuan ibu dan kondisi gizi balita (nilai p = 0,228 (> 0,05)). Dalam upaya mencegah masalah gizi, para profesional kesehatan harus menilai pertumbuhan balita secara teratur dan lebih banyak mengedukasi para ibu tentang pentingnya nutrisi seimbang dan kebiasaan makan teratur.

The nutritional status of toddlers is an important factor in evaluating their health. Poor nutritional status can increase the risk of infectious diseases as well as growth and developmental problems, whereas good nutritional status supports toddlers' growth and development. The nutritional status of toddlers can be associated with a number of factors, such as household income, maternal knowledge, and eating habits. The purpose of this study was to determine how the nutritional condition of toddlers aged 12–59 months at Rejosari Public Health Center, Pekanbaru City, is related to eating habits, maternal knowledge, and family income. This study used a cross-sectional method with a quantitative design. Purposive sampling was used to select a sample of 67 respondents for this study, which was conducted at Rejosari Public Health Center, Pekanbaru City. Anthropometric measurements were used to determine the nutritional status of toddlers, while the research instrument used a questionnaire to examine eating habits, maternal knowledge, and family income. Both univariate and bivariate techniques were used to analyze the data. The Fisher-Freeman-Halton Exact Test was used in the bivariate analysis, with a significance level of 95% (α = 0.05). The results of the univariate analysis showed that the majority of toddlers had adequate/normal nutritional status (29 toddlers, 43.3%), irregular eating patterns (35 toddlers, 52.2%), mothers with good knowledge (36 individuals, 53.8%), and families with high income (35 individuals, 52.3%). With a p-value of 0.031 (<0.05), the bivariate analysis findings indicated a significant correlation between toddlers' eating habits and their nutritional status. In contrast, there was no significant correlation between family income and toddlers' nutritional status (p-value = 0.758 (>0.05)), nor between maternal knowledge and toddlers' nutritional condition (p-value = 0.228 (>0.05)

Available Document Assets

article
Cover Ready for download
article
Table of Contents Ready for download
article
Abstract Ready for download
article
References Ready for download
auto_stories

Full Manuscript

library_books
Available in Library Archive The complete manuscript is available at the Library Institut Kesehatan Payung Negeri.

Research Snapshot

2026 • Fakultas Kebidanan

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI BALITA USIA 12-59 BULAN DI PUSKESMAS REJOSARI KOTA PEKANBARU

YOZA OTAZIA
contact_support