FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA RINGAN PADA PEKERJA ARMADA MOBIL SAMPAH DI KECAMATAN RUMBAI PESISIR TAHUN 2026
Institutional Metadata
Abstract
Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan dalam bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dapat menimbulkan kerugian bagi pekerja maupun perusahaan. Pekerja armada mobil sampah memiliki risiko mengalami kecelakaan kerja akibat aktivitas pengangkutan sampah, kondisi lingkungan kerja, serta faktor individu pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan ringan pada pekerja armada mobil sampah di Kecamatan Rumbai Pesisir Tahun 2026.Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 55 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test serta perhitungan Prevalence Odds Ratio (POR) dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20 responden (36,4%) mengalami kecelakaan ringan, sedangkan 35 responden (63,6%) tidak mengalami kecelakaan ringan. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel umur tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian kecelakaan ringan dengan nilai p-value 0,058 dan POR 6,00 (95% CI: 0,96–37,38). Penggunaan APD menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian kecelakaan ringan dengan nilai p-value 0,000 dan POR 0,111 (95% CI: 0,030–0,409). Hasil penggunaan APD perlu diinterpretasikan secara hati-hati karena penelitian menggunakan desain cross-sectional sehingga tidak dapat menjelaskan hubungan sebab akibat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor individu dan penerapan perlindungan kerja perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja. Peningkatan kepatuhan penggunaan APD, penerapan prosedur kerja aman, serta penguatan program K3 diperlukan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja pada pekerja armada mobil sampah.
Occupational accidents remain an important issue in Occupational Safety and Health (OSH) because they may cause losses for workers and organizations. Waste collection workers have a potential risk of occupational accidents due to work activities, environmental hazards, and individual factors. This study aimed to determine factors associated with minor occupational accidents among waste collection vehicle workers in Rumbai Pesisir District in 2026. This study used a cross-sectional design involving 55 respondents. Data were collected using questionnaires and analyzed through univariate and bivariate analysis using the Fisher’s Exact Test and Prevalence Odds Ratio (POR) with a 95% confidence interval. The results showed that 20 respondents (36.4%) experienced minor occupational accidents, while 35 respondents (63.6%) did not experience minor occupational accidents. The analysis showed that age was not significantly associated with minor occupational accidents, with a p-value of 0.058 and POR of 6.00 (95% CI: 0.96–37.38). The use of personal protective equipment (PPE) showed a significant association with minor occupational accidents, with a p-value of 0.000 and POR of 0.111 (95% CI: 0.030–0.409). The PPE finding should be interpreted carefully because the cross-sectional design cannot establish causal relationships. This study concludes that individual factors and occupational protection practices require attention in preventing occupational accidents. Improving PPE compliance, implementing safe work procedures, and strengthening OSH programs are necessary to reduce occupational accident risks among waste collection workers.