Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Laundry Di Kecamatan Sukajadi Pekanbaru Tahun 2022
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Kelelahan kerja didefinisikan sebagai suatu kondisi yang terjadi pada setiap orang yang tidak mampu melakukan suatu aktivitas. Umur, stress kerja, durasi kerja harian, status gizi dan beban kerja merupakan salah satu faktor kelelahan kerja. Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan di empat laundry kecamatan Sukajadi tentang kelelahan kerja pada pekerja sebanyak 10 responden. Data awal didapatkan 50% atau 5 mengalami kelelahan kerja dan 50% atau 5 responden tidak mengalami kelelahan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan desain penelitian korelasi cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada 20 usaha laundry yang ada di Kecamatan Sukajadi Pekanbaru menggunakan teknik total sampling yang mengambil seluruh populasi untuk dijadikan objek penelitian. Alat ukur penelitian ini adalah kuesioner. Selanjutnya dianalisis univariat dan bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja adalah stress kerja (P value = 0,038 < 𝛼 0,05). Sedangakan yang tidak berhubungan dengan kelelahan kerja adalah umur, durasi kerja harian, status gizi dan beban kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja adalah stress kerja.
Work fatigue is defined as a condition that occurs in everyone who is unable to perform an activity. Age, work stress, duration of daily work, nutritional status and workload are one of the factors of work fatigue. Based on a preliminary survey conducted in four Sukajadi sub-district laundry about work fatigue on workers as many as 10 respondents. Initial data obtained 50% or 5 experienced work fatigue and 50% or 5 respondents did not experience work fatigue. The purpose of this study was to determine the factors associated with work fatigue. This type of research is quantitative analytic with cross sectional correlation research design. This research was conducted on 20 laundry businesses in Sukajadi District, Pekanbaru using a total sampling technique that took the entire population to be the object of research. The measuring instrument of this research is a questionnaire. Furthermore, analyzed univariate and bivariate using chi square. The results showed that the factor associated with work fatigue was work stress (P value = 0.038 < 𝛼 0.05). Meanwhile, those that are not related to work fatigue are age, duration of daily work, nutritional status and workload. The conclusion of this study is that the factor associated with work fatigue is job stress.