Faktor Yang Mempengaruhi Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru Tahun 2022
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang, ditunjukkan dengan nilai z-score TB/U kurang dari - 2SD. Beberapa faktor yang mempengaruhi masalah stunting terhadap bayi dan balita yaitu faktor dari pola asuh yang kurang baik, pendidikan ibu, pendapatan keluarga, pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif, umur pemberian MP-ASI, riwayat penyakit infeksi, dan faktor genetik dari orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Rejosari. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Case-control. Populasi penelitian ini adalah balita di wilayah kerja Puskesmas Rejosari berjumlah 54 orang. Alat ukur penelitian adalah kuisioner. Hasil penelitain menunjukan faktor yang berhubungan dengan Risiko stunting adalah tingkat pendidikan ibu (P value = 0.000 < α 0.05), pekerjaan ibu (P value = 0,039 < α 0.05), jumlah anak (P value = 0,010< α 0.05). Sedangkan yang tidak berhubungan dengan risiko stunting adalah umur ibu (P value = 0,345 < α 0,05), pendapatan keluarga (P value = 1,000 < α 0,05), jarak lahir (P value = 0,266 < α 0,05), riwayat pemberian ASI ekslusif (P value = 0,071 < α 0,05), riwayat pemberian MP ASI (P value = 0,524 < α 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor yang berhubungan dengan risiko stunting ialah pendidikan, pekerjaan ibu dan jumlah anak. Kata Kunci : Faktor, Risiko Kejadian Stunting, Balita Daftar Pustaka : 13 referensi (2011-2021)
Stunting is the chronic condition that describes inhibition due to long-term malnutrition which is indicated by the score value of z-score TB/U less than -2SD. Some factors that influence stunting problems for infants and toddlers are factors from mothers and poor parenting, especially feeding practices behaviorto children that can cause children to become stunted if they are not given by adequate and good nutrition. The purpose of this study was to determine which factors are associated with the incidence of stunting in toddles at the Rejosari Health Center. Methods: This study is a quantitative study with a case-control approach. The populations of this study were children under five in the working area of Puskesmas Rejosari totaling 54 people. The research measuring instrument is a questionnaire. The results of the study showed that the factors associated with riks Stunting were monthrs aducatoin (P value = 0.000 < 0.05), mother’s work (P value = 0.039 < 0.05), namber of children (P value 0,010 <0.05. Meanwhile, what is not related to the riks of stunting is monther’s age (P value = 0,345 < 0,05), family opinion (P value = 1,000 < 0,05), birth distance (P value = 0,266 < 0,05), history of exclusive breastfeeding (P value = 0,071 < 0,05), history of giving MP ASI ASI (P value = 0,524 < 0,05). The conclusion of this study is that the factors associated with risks stunting are education, mother work and number of children. Keywords : Faktors, The riks of stunting, Toddler Bibliographes : 13 references (2011-2021)