Gambaran hasil skrining diabetes pada remaja studi deskriptif di sma 2 pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Diabetes mellitus merupakan kelainan metabolisme yang disebabkan oleh peningkatan kadar glukosa darah dalam aliran darah. Kondisi ini muncul akibat rendahnya kadar insulin, resistensi insulin, atau keduanya. Insulin, hormon yang diproduksi oleh sel pankreas, bertanggung jawab untuk mengatur pengambilan dan penggunaan glukosa dalam tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Gambaran hasil skrining diabetes pada remaja studi deskriptif di sma 2 pekanbaru. Karena Diabetes pada remaja semakin meningkat dan dianggap berbahaya karena kombinasi elemen gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Jumlah remaja yang menderita obesitas telah meningkat karena paparan pada gaya hidup modern yang kurang bergerak, pola makan cepat saji yang penuh gula dan lemak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif didefinisikan sebagai metode penelitian yang berdasarkan pada filsafat postivisme. Berdasarkan hasil penelitian tentang gambaran hasil skrining diabetes pada remaja studi deskriptif di SMA 2 Pekanbaru, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Hasil penelitian dari 199 responden lebih dari separuh responden berada pada 16 tahun sebanyak 128 responden (63,3%). Hasil penelitian dari 199 responden lebih dari separuh responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 105 responden (52,8%) Hasil penelitian dari 199 responden lebih dari separuh responden memiliki resiko diabetes rendah sebanyak 105 responden (52,8%)
Diabetes mellitus is a metabolic disorder caused by increased blood glucose levels in the bloodstream. This condition occurs due to low insulin levels, insulin resistance, or both. Insulin, a hormone produced by pancreatic cells, is responsible for regulating the uptake and use of glucose in the body. This study was conducted to determine the description of diabetes screening results in adolescents in a descriptive study at SMA 2 Pekanbaru. Because diabetes in adolescents is increasing and is considered dangerous due to a combination of unhealthy lifestyle elements, such as unhealthy diets and lack of physical activity. The number of adolescents suffering from obesity has increased due to exposure to a modern lifestyle that is less active, fast food patterns that are full of sugar and fat. This type of research is quantitative research. Quantitative research is defined as a research method based on the philosophy of positivism. Based on the results of the study on the description of diabetes screening results in adolescents in a descriptive study at SMA 2 Pekanbaru, the following conclusions can be drawn: The results of the study from 199 respondents, more than half of the respondents were 16 years old, as many as 128 respondents (63.3%). The results of the study from 199 respondents, more than half of the respondents were male, as many as 105 respondents (52.8%). The results of the study from 199 respondents, more than half of the respondents had a low risk of diabetes, as many as 105 respondents (52.8%).