GAMBARAN KEPATUHAN KONTROL PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS LUBUK KANDIS
Institutional Metadata
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengontrolan tekanan darah secara rutin untuk mencegah terjadinya komplikasi. Kepatuhan kontrol menjadi salah satu hal penting dalam pengelolaan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan kontrol pada penderita hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lubuk Kandis. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 58 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kepatuhan kontrol dan analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 32 responden (55,2%) patuh melakukan kontrol dan 26 responden (44,8%) tidak patuh. Berdasarkan indikator, dukungan dan teknologi memiliki persentase tertinggi yaitu 69,97%, sedangkan hambatan dalam melakukan kontrol memiliki persentase terendah yaitu 67,89%. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan kontrol penderita hipertensi lebih banyak berada pada kategori patuh, namun masih diperlukan upaya untuk meningkatkan kepatuhan kontrol secara rutin.
Hypertension is a chronic disease that requires regular blood pressure monitoring to prevent complications. Adherence to blood pressure monitoring is an important aspect of hypertension management. This study aimed to determine the description of blood pressure monitoring adherence among hypertensive patients in the working area of UPTD Puskesmas Lubuk Kandis. This study used a descriptive design with 58 respondents. Data were collected using a blood pressure monitoring adherence questionnaire and analyzed using univariate analysis. The results showed that 32 respondents (55.2%) were adherent and 26 respondents (44.8%) were non-adherent. The support and technology indicator had the highest percentage of 69.97%, while barriers to blood pressure monitoring had the lowest percentage of 67.89%. The study concludes that blood pressure monitoring adherence among hypertensive patients was predominantly categorized as adherent, although efforts are still needed to improve regular monitoring adherence.