Gambaran Kualitas Lingkungan Fisik Pasien Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris Kabupaten Kampar
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Dampak tuberkulosis tidak hanya terbatas pada tingkat individu, namun juga mempunyai dampak yang luas terhadap kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, faktor lingkungan memiliki peranan penting dalam penularan TB, terutama di lingkungan rumah yang tidak memenuhi syarat. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis kualitas lingkungan fisik pasien tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Air Tiris Kabupaten Kampar, Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi ”Cross sectional” Pengambilan sampel menggunakan metode Total sampling, yaitu 40 Pasien Tuberkulosis. Secara keseluruhan, dari 40 rumah yang diteliti, hanya 7 rumah yang memenuhi syarat, sementara 33 rumah lainnya tidak memenuhi syarat, yang menunjukkan pentingnya perbaikan kondisi lingkungan fisik bagi pasien tuberkulosis untuk mendukung proses penyembuhan dan mencegah penularan lebih lanjut. Saran peneliti selanjutnya diharapkan dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam meneliti lebih lanjut dan dapat dikembangkan dengan meneliti terkait hubungan kualitas lingkungan fisik rumah dengan kejadian tuberkulosis.
The impact of tuberculosis is not only limited to the individual level but also has a broad impact on the overall well-being of the community. Environmental factors play an important role in the transmission of TB, especially in homes that do not meet health standards. The purpose of this study is to analyze the quality of the physical environment of tuberculosis patients in the working area of the Air Tiris Health Center, Kampar Regency. This research is a quantitative study with a cross-sectional design. The sampling method used is total sampling, with 40 tuberculosis patients as participants. Overall, of the 40 houses surveyed, only 7 houses met the standards, while the remaining 33 houses did not meet the standards, highlighting the importance of improving the physical environment conditions for tuberculosis patients to support the healing process and prevent further transmission. The researcher hopes that this study can serve as a reference for further research and can be developed by studying the relationship between the quality of the physical environment of homes and the occurrence of tuberculosis.