GAMBARAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN ACTIVITY OF DAILY LIVING DI PANTI JOMPO EMBUN KEHIDUPAN BANGSA KOTA PEKANBARU
Institutional Metadata
Abstract
Lanjut usia atau yang sering kita kenal dengan lansia merupakan tahapan kehidupan yang secara normal akan dilalui oleh setiap siklus kehidupan manusia. Lansia merupakan tahap akhir dalam seiklus kehidupan. Lansia dalam beberapa tingkatan usia meliputi middle age yang terdiri dari usia 45-59 tahun, kemudian tahap selanjutnya adalah elderly yang terdiri dari batasan usia 60-74 tahun, kemudian old yang terdiri dari batasan usia 75-90 tahun serta yang terakhir adalah kategori yang lebih dari 91 tahun keatas atau very old. Seiring bertambahnya usia pada lansia menyebabkan semakin banyak lansia yang mengalami penurunan fungsi fisik dan psikososial yang berdampak pada kemampuan memenuhi Activity of Daily Living (ADL). Kondisi ini menunjukkan pentingnya pengkajian tingkat kemandirian lansia sebagai dasar pemberian asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kemandirian lansia dalam pemenuhan Activity of Daily Living (ADL) di Panti Jompo Embun Kehidupan Bangsa Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 38 lansia yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada 9–11 Juli 2026 menggunakan kuesioner Indeks Katz untuk menilai aktivitas lansia, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden berjenis kelamin perempuan (55,3%) dan usia lansia menunjukkan lebih dari separuh berusia 60–74 (elderly) tahun (57,9%). Tingkat kemandirian ADL lebih dari separuh termasuk dalam kategori mandiri yaitu sebanyak 25 responden (65,8%). Kesimpulan lebih dari separuh lansia juga mandiri dalam aktivitas berpakaian, mandi, ke kamar kecil, makan, berpindah, dan kontinensia. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi panti untuk melakukan pengkajian berkala dan menyusun program peningkatan kemandirian lansia terutama latihan fisik guna mempertahankan fungsi fungsional lansia.
Old age, commonly known as the elderly period (lansia), is a normal stage of life that every human cycle passes through. Being elderly represents the final stage of the human life cycle. Elderly age classifications include middle age, ranging from 45 to 59 years; followed by the elderly stage, ranging from 60 to 74 years; then old, ranging from 75 to 90 years; and finally, the category of over 91 years, or very old. As elderly individuals age, an increasing number experience declines in physical and psychosocial functions, which impact their ability to perform Activities of Daily Living (ADL). This condition highlights the importance of assessing the independence level of the elderly as a foundation for providing nursing care. This study aims to determine the picture of elderly independence in fulfilling Activities of Daily Living (ADL) at the Embun Kehidupan Bangsa Nursing Home in Pekanbaru City. This study utilized a quantitative method with a descriptive design. The research sample consisted of 38 elderly individuals selected using a total sampling technique. Data collection took place on July 9–11, 2026, using the Katz Index questionnaire to assess the activities of the elderly, which were then analyzed univariately. The results showed that more than half of the respondents were female (55.3%) and more than half of the elderly were aged 60–74 (elderly) years (57.9%). The ADL independence level of more than half fell into the independent category, accounting for 25 respondents (65.8%). In conclusion, more than half of the elderly were also independent in dressing, bathing, toileting, eating, transferring, and continence. The results of this study are expected to serve as a basis for the nursing home to conduct regular assessments and develop programs to improve elderly independence, especially physical exercises to maintain their functional capability.