Gambaran Tingkat Pengetahuan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) Sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja Putri Di SMAN 1 Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Kanker payudara adalah tumor ganas pada payudara yang sering menyebabkan kematian pada wanita Tingginya angka kematian akibat kanker payudara sebagian besar disebabkan kurangnya pengetahuan dan kesadaran untuk mendeteksi gejala awal kanker payudara. SADARI merupakan salah satu metode deteksi dini untuk menemukan kanker payudara stadium awal yang akan lebih efektif jika dilakukan sedini mungkin. Tindakan ini penting karena hampir 85% kelainan di payudara justru ditemukan pertama kali oleh penderita melalui pemeriksaan payudara sendiri dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran tingkat pengetahuan SADARI (Pemeriksaan payudara sendiri) sebagai upaya deteksi dini kanker payudara pada remaja putri di SMAN 1 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, pengambilan sampel menggunakan kuisioner dengan jumlah sampel 119 siswi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan siswi tentang SADARI dengan kategori cukup sebanyak 86 siswi (72,3%). Untuk itu disarankan kepada pihak sekolah agar sering-sering memberikan edukasi tentang SADARI kepada siswi-siswi SMAN 1 pekanbaru.
Breast cancer is a malignant tumor in the breast that often causes death in women. The high mortality rate from breast cancer is largely due to a lack of knowledge and awareness to detect early symptoms of breast cancer. BSE is a method of early detection to find early-stage breast cancer which will be more effective if done as early as possible. This action is important because almost 85% of abnormalities in the breast are actually discovered for the first time by sufferers through proper breast self-examination. This study aims to describe the level of knowledge of BSE (breast self-examination) as an effort to detect early breast cancer in young women at SMAN 1 Pekanbaru. This type of research is quantitative, sampling using a questionnaire with a total sample of 119 female students. The results of this study showed that 86 students (72.3%) had enough knowledge about BSE in the sufficient category. For this reason, it is suggested to the school to frequently provide education about BSE to students of SMAN 1 Pekanbaru.