Hubungan beban kerja, lama kerja dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada petugas badan penanggulangan bencana daerah provinsi riau
Institutional Metadata
Abstract
Hubungan Beban Kerja, Lama Kerja dan Masa Kerja dengan Kelelahan Kerja Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau ABSTRAK Kelelahan kerja merupakan kondisi menurunnya kemampuan fisik dan mental akibat aktivitas kerja yang berlangsung secara terus-menerus sehingga dapat menurunkan produktivitas kerja dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau merupakan salah satu kelompok pekerja yang memiliki risiko tinggi mengalami kelelahan kerja karena dituntut untuk selalu siap siaga dalam penanganan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja, lama kerja, dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada petugas BPBD Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 92 petugas dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kelelahan kerja berat yaitu sebanyak 76 orang (82,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja (p=0,000) dan terdapat hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja (p=0,014). Sementara itu, masa kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kelelahan kerja (p=0,475). Disimpulkan bahwa beban kerja dan lama kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada petugas BPBD Provinsi Riau, sedangkan masa kerja tidak berhubungan dengan kelelahan kerja. BPBD diharapkan melakukan evaluasi beban kerja, pengaturan durasi kerja, dan pemberian waktu istirahat yang memadai untuk mengurangi risiko kelelahan kerja.
UNDERGRADUATE PROGRAM IN PUBLIC HEALTH, FACULTY OF HEALTH AND INFORMATICS, INSTITUT KESEHATAN PAYUNG NEGERI PEKANBARU Research, June 2026 ABSTRACT Work fatigue is a condition characterized by decreased physical and mental capacity due to continuous work activities, which can reduce productivity and increase the risk of occupational accidents. Personnel of the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Riau Province are among the workers at high risk of experiencing work fatigue because they are required to remain on standby in disaster response activities. This study aimed to determine the relationship between workload, working hours, and years of service with work fatigue among BPBD personnel in Riau Province. This study employed a quantitative research design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 92 personnel, and the total sampling technique was applied. Data were collected using questionnaires and analyzed through univariate and bivariate analyses using the Chi-Square test. The results showed that the majority of respondents experienced severe work fatigue, accounting for 76 respondents (82.6%). The bivariate analysis indicated a significant relationship between workload and work fatigue (p = 0.000) and between working hours and work fatigue (p = 0.014). However, years of service were not significantly associated with work fatigue (p = 0.475). In conclusion, workload and working hours were significantly associated with work fatigue among BPBD personnel in Riau Province, whereas years of service were not. Therefore, BPBD is expected to evaluate workload, regulate working hours, and provide adequate rest periods to reduce the risk of work fatigue.