Skripsi (S1)

Hubungan Bullying Dengan Burnout Akademik Pada Mahasiswa Keperawatan Di Pekanbaru

person Salda Safitri
calendar_today 2025
school S1 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 21301216
Study Program
S1 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Ns.Eka Malfasari, M.kep, Sp. Kep.J
Upload Date 15 September 2026
Keywords
Bullying Burnout Akademik Mahasiswa Keperawatan

Abstract

Bullying memiliki efek jangka panjang, seperti trauma, stress, kecemasan, dan kelelahan atau burnout, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara bullying dengan burnout akademik mahasiswa keperawatan di pekanbaru, Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi dengan pendekatan "Cross Sectional" Pengambilan sampel menggunakan Metode stratified random sampling dengan jumlah responden 332 dari 4 Institusi Keperawatan Di Pekanbaru ( Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Stikes Pekanbaru Medical center, Stikes Tengku Maharatu Pekanbaru, penelitian dimulai dari tanggal 28 November-14 Desember 2024. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Olweus Bully/Victim Questionnaire (OBVQ) dan Maslach Burnout Inventory- Student survey (MBI). Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (81,9%), dengan rentang usia antara 17 hingga 24 tahun dan rata-rata usia 19,49 tahun. mayoritas mahasiswa berada pada tingkat pertama pendidikan keperawatan (47,9%). Dari segi distribusi rerata, bullying memiliki nilai rata-rata 65,44, sementara burnout akademik memiliki nilai rata- rata 42,46. Kesimpulan: Menunujukan adanya hubungan positif yang sangat lemah antara bullying dan burnout akademik, dengan koefisien korelasi r = 0,187 (p< 0,001) pengaruhnya terhadap tingkat burnout akademik tidak terlalu besar. Saran : Peneliti selanjutnya bisa menggunakan metode pengumpulan data yang lebih bervariasi, seperti wawancara mendalam atau observasi langsung.

Bullying has long-term effects, such as trauma, stress,anxiety, and fatigue or burnout. The aim of this research is to find out whether there is a significant relationship between bullying and academic burnout of nursing students in Pekanbaru. Research method: This research uses a quantitative approach with a correlation design with a "Cross Sectional" approach. Sampling used the stratified random sampling method with a total of 332 respondents from 4 Nursing Institutions in Pekanbaru (Pekanbaru State Umbrella Health Institute, Hang Tuah University Pekanbaru, Stikes Pekanbaru Medical center, Stikes Tengku Maharatu Pekanbaru, research started from 28 November-14 December 2024. The instruments used in this research were the Olweus Bully/Victim Questionnaire (OBVQ) and the Maslach Burnout Inventory-Student survey (MBI). Research results: showed that the majority of respondents were women (81.9%), with an age range of 17 to 24 years and an average age of 19.49 years. the majority of students were at the first level of nursing education (47.9%). In terms of mean distribution, bullying has an average value of 65.44, while academic burnout has an average value of 42.46. Conclusion: Shows that there is a very weak positive relationship between bullying and academic burnout, with a correlation coefficient r = 0.187 (p < 0.001), the effect on the level of academic burnout is not too big. Suggestion: Future researchers can use more varied data collection methods, such as in-depth interviews or direct observation.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Hubungan Bullying Dengan Burnout Akademik Pada Mahasiswa Keperawatan Di Pekanbaru

Salda Safitri
contact_support