Hubungan Demensia Dengan Tingkat Kemandirian Activity Of Daily Living (ADL) Pada Lansia Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Batang Peranap
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Demensia merupakan menurunnya fungsi kognitif tidak diinginkan terjadi pada penuaan normal. Activity Of Daily Living (ADL) atau kehidupan sehari-hari merupakan kegiatan penting yang mendukung kelangsungan hidup seperti makan, berpakaian, mandi, dan berpergian di sekitar rumah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hubungan Demensia dengan tingkat Kemandirian Activity Of Daily Living (ADL) Pada Lansia di wilayah Kerja UPTD Puskesmas Batang Peranap. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah lansia yang tinggal di wilayah Batang peranap, teknik yang digunakan purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 51 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner MMSE dan ADL untuk mengetahui tingkat demensia pasien yang ketergantungan. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa lansia dengan kategori ringan dengan ketergantungan sebanyak 29.4%, kategori mandiri sebanyak 9.8%, sedangkan yang kategori sedang dengan kategori ketergantungan 60.8% dan kategori mandiri 0%. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value = 0.007< 0.05 yang artinya Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan demensia dengan tingkat kemandirian ADL Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Batang Peranap.
Dementia is an undesirable decline in cognitive function that occurs in normal aging. Activities of Daily Living (ADL) or daily living are important activities that support survival, such as eating, dressing, bathing and traveling around the house. The aim of this research is to find out the relationship between Dementia and the level of Independence in Activities of Daily Living (ADL) in the Elderly in the UPTD Working Area of the Batang Peranap Community Health Center. The research method used is quantitative using a cross sectional approach. The population of this study were elderly people living in the Batang Peranap area, the technique used was purposive sampling. The total sample was 51 respondents. The research instrument uses MMSE and ADL questionnaires to determine the level of dementia in dependent patients. The analysis used is univariate analysis and bivariate analysis using the chi square test. The results of this research showed that 29.4% of elderly people were in the mild category with dependency, 9.8% in the independent category, while those in the moderate category were 60.8% dependent and 0% in the independent category. The statistical test results showed that the p value = 0.007 < 0.05, which means that Ho is rejected, so it can be concluded that there is a relationship between dementia and the level of ADL independence in the UPTD working area of the Batang Peranap Community Health Center.