Hubungan Dukungan Keluarga Dan Teman Sebaya Dengan Kualitas Hidup Remaja Penderita Kanker Yang Menjalani Kemoterapi Di Ruang Seruni RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Satu dari 600 anak akan menderita kanker sebelum usia 16 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan teman sebaya dengan kualitas hidup remaja penderita kanker yang menjalani kemoterapi di ruang seruni RSUD Arifin Achmad Provnsi Riau. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja berusia 15-24 tahun penderita kanker yang menjalani kemoterapi di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling accidental. Jumlah sampel sebanyak 31 responden. Instrument penelitian ini menggunakan lembar observasi unruk dukungan keluarga, dukungan teman sebaya dan kualitas hidup. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariate dengan menggunakan uji kolmogorof smirnov karena tidak memenuhi syarat untuk dilakukan uji chi-squre. Hasil penelitian didapatkan bahwa remaja dukungan keluarga sebanyak 25 responden (80,6%), remaja dukungan teman sebaya sebanyak 17 responden (54,8%), dan remaja dengan kualitas hidup baik sebanyak 22 responden (71,0%). Hasil uji statistik dukungan keluarga p value = 0,025 < 0,05 sehingga H0 ditolak, artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dan teman sebaya dengan kualitas hidup remaja penderita kanker, dukungan teman sebaya p value = 0,212 > 0,05 sehingga H0 gagal di tolak, artinya tidak ada hubungan dukungan teman sebaya dengan kualitas hidup remaja penderita kanker. Rekomendasi penelitian ini agar petugas kesehatan memberikan edukasi tentang pentingnya dukungan keluarga pada keluraga pasien sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasein.
One in 600 children will suffer from cancer before the age of 16. This study aims to determine the relationship between family and peer support and the quality of life of adolescents with cancer undergoing chemotherapy in the Seruni ward at Arifin Achmad Hospital, Riau Province. This research is quantitative research with a cross sectional approach. The population of this study were all teenagers aged 15-24 years old with cancer who were undergoing chemotherapy at Arifin Achmad Regional Hospital, Riau Province. The sampling technique used was accidental sampling. The total sample was 31 respondents. This research instrument uses observation sheets for family support, peer support and quality of life. The analysis used was univariate and bivariate analysis using the Kolmogorof Smirnov test because it did not meet the requirements for the chi- square test. The research results showed that there were 25 respondents (80.6%) of teenagers with family support, 17 respondents (54.8%) of teenagers with peer support, and 22 respondents with good quality of life (71.0%). The statistical test results of family support p value = 0.025 < 0.05 so H0 is rejected, meaning there is a relationship between family and peer support and the quality of life of teenagers with cancer, peer support p value = 0.212 > 0.05 so H0 fails to be rejected, This means that there is no relationship between peer support and the quality of life of adolescents with cancer. This research recommends that health workers provide education about the importance of family support to patient families so that they can improve the patient's quality of life.